Otomotif / Mobil
Rabu, 06 Mei 2026 | 07:22 WIB
Ilustrasi BBM diesel non-subsidi naik. (Pexels/Engin Akyurt)
Baca 10 detik
  • Pertamina menaikkan harga BBM diesel non-subsidi per 4 Mei 2026, berdampak pada biaya operasional.
  • Harga Dexlite dan Pertamina Dex di Jabodetabek mengalami kenaikan signifikan.
  • Pengguna mobil diesel perlu menerapkan strategi hemat BBM agar pengeluaran tetap terkendali.

Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna mobil diesel. PT Pertamina resmi menaikkan harga BBM diesel non-subsidi per 4 Mei 2026.

Lonjakan harga ini terasa cukup signifikan dan berdampak langsung pada biaya operasional harian. Pengguna kendaraan diesel kini harus memutar otak agar pengeluaran bahan bakar tidak membengkak.

Di wilayah Jabodetabek, harga Dexlite melonjak dari Rp23.600 menjadi Rp26.000 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex juga mengalami kenaikan tajam hingga menyentuh Rp27.900 per liter.

Kondisi ini tentu membuat banyak pemilik mobil diesel mulai mencari cara untuk lebih hemat BBM. Efisiensi penggunaan bahan bakar solar menjadi kunci agar pengeluaran tetap terkendali.

Dengan strategi yang tepat, konsumsi BBM mobil diesel sebenarnya bisa ditekan tanpa mengorbankan performa kendaraan. Berikut ini sejumlah tips hemat BBM mobil diesel agar tetap irit dan kantong tetap aman.

Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman

Ilustrasi BBM. (Pexels/Engin Akyurt)

Kenaikan harga solar belakangan ini membuat pemilik mobil diesel harus lebih cermat dalam mengatur konsumsi bahan bakar.

Dengan teknik berkendara yang tepat dan perawatan kendaraan yang rutin, penggunaan BBM bisa ditekan sehingga pengeluaran tetap terkendali.

Merangkum laman resmi Sekretariat Daerah Buleleng, Honda, dan Shell, berikut tips hemat BBM mobil diesel yang bisa diterapkan agar kantong tetap aman:

1. Usahakan untuk berkendara dengan stabil dan halus

Baca Juga: Dexlite dan Dex Naik Lagi: 5 Mobil Diesel Ini Paling Terpukul, Harga Bekas Ditaksir Terjun Bebas

Hindari akselerasi dan pengereman mendadak karena hal ini membuat konsumsi BBM lebih boros. Berkendara dengan kecepatan konstan terbukti membantu efisiensi bahan bakar lebih optimal.

2. Rutin melakukan servis kendaraan

Kondisi mesin yang tidak prima akan membuat pembakaran tidak sempurna sehingga BBM lebih cepat habis. Servis berkala membantu menjaga performa mesin tetap efisien dan hemat bahan bakar.

3. Gunakan bahan bakar yang sesuai spesifikasi mesin

Pemilihan solar yang sesuai dengan standar kendaraan sangat memengaruhi efisiensi. BBM berkualitas membantu pembakaran lebih optimal dan mengurangi konsumsi berlebih.

4. Perhatikan tekanan angin ban

Load More