Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan optimis kendaraan listrik khususnya buatan anak bangsa bisa mendapat tempat di pasar otomotif tanah air.
Pasalnya, menurut lelaki kelahiran Samosir, 28 September 1947 itu, kualitas produk dalam negeri tidak kalah dengan pabrikan otomotif yang sudah ada.
"Saya rasa semua orang maulah, saya saja tadi mau beli. Suaranya nggak ribut," katanya saat dijumpai dalam acara bersepeda motor listrik di seputaran Monumen Nasional atau Monas, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Kendati demikian, Luhut Binsar Pandjaitan juga menyadari penjualan nantinya akan dipengaruhi supply dan demand. Hanya saja Ia tetap optimis produk dalam negeri bisa memberi nilai tambah.
"Ya, itu nanti supply demand dan kenyamanan. Dan memang kalau orang mau gebar-geber nggak akan bisa gitu. Ya nanti yang suara-suara ribut kita kasih pajaknya tinggi sedikit," ujarnya.
Terakhir Luhut Binsar Pandjaitan pun menyarankan, untuk terus mendorong karya anak-anak bangsa. Dengan demikian, bila ada sedikit kekurangan, jangan langsung dikomentari negatif.
"Kalau tidak dimulai kapan akan sempurna. Kan orang-orang luar negeri itu mulainya juga dari berantakan. Jadi jangan langsung kita bilang buatan dalam negeri itu jelek," tutup Luhut Binsar Pandjaitan.
Baca Juga: Top 5 Kabar Otomotif: Tabrakan Beruntun, Trek, dan Asuransi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya