Suara.com - Hobi Presiden ke-3 NKRI BJ Habibie dalam mengoleksi beragam jenis tipe mobil Mercedes-Benz ternyata tidak hanya dilakukan di Indonesia. Melainkan di negara asal produsen otomotif itu, yakni Jerman.
Sebagaimana diketahui, Bapak Teknologi Indonesia--sebagaimana disebutkan oleh Presiden Joko Widodo untuk menyatakan salah satu gelarnya--ini memang memiliki kediaman di Jerman yang kerap dijenguk.
Kepemilikan atas Merc atau Mercy--kependekan dari Mercedes-Benz--itu diungkapkan langsung oleh Aiptu Indra, ajudan sekaligus pengemudi pribadi yang telah mendampingi BJ Habibie atau Pak Habibie selama 19 tahun lamanya.
Melalui layar ponsel pintarnya, Aiptu Indra memperlihatkan foto dirinya yang berpose di samping kiri Mercedes-Benz S400 Hybrid yang dibeli Pak Habibie pada 2015.
Selain tertera logo three-pointed star, tampak jelas pelat nomor polisinya, yaitu "M HA521".
Aiptu Indra menuturkan bahwa pelat nomor ini adalah pelat pesanan khusus yang diminta oleh BJ Habibie. Maknanya sungguh mendalam. "M" adalah kode kota di mana keluarga Habibie berdiam, yaitu Muenchen, Jerman. Sedangkan huruf "HA" berarti Habibie - Ainun.
"Kalau 5 itu artinya bulan lima, yaitu Mei, dan 21 adalah tanggal. Jadi 21 Mei 1998 adalah hari pelantikan Eyang menjadi presiden," jelas Aiptu Indra saat ditemui di kediaman BJ Habibie, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).
Angka 521 tadi, kata Aiptu Indra, berarti khusus bagi BJ Habibie dalam mengingat tanggal dirinya resmi menjabat sebagai kepala negara. Bahkan angka "521" juga digunakan beliau untuk beberapa mobil Mercedes-Benz koleksinya yang disimpan di garasi kediamannya di Indonesia. Kecuali, koleksi mobil klasik yang memakai nomor lama.
"Eyang memang suka dengan angka 521, karenanya dipakai juga di Mercedes-Benz milik Eyang yang lainnya," tutup Aiptu Indra.
Baca Juga: Ini Alasan Toyota Tidak Boyong New Corolla Altis Versi Hatchback
Selamat jalan Eyang dan Bapak Teknologi Indonesia, BJ Habibie.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan