Suara.com - Moda transportasi online seperti ojek maupun taksi online (taksol) kini semakin diminati masyarakat. Bahkan, masyarakat lapisan menengah ke bawah pun bisa merasakan manfaat adanya transportasi online.
Dengan segala kenyamanan dan murahnya tarif, tak heran jika setiap harinya, puluhan ribu orang menggunakan jasa transportasi online di Indonesia.
Banyaknya interaksi antara driver dengan penumpangnya tak jarang menjadi sebuah cerita menarik dan penuh dengan inspirasi, seperti yang diceritakan driver taksol ini.
Driver taksol di Jakarta tersebut menceritakan pengalamannya membawa seorang kuli bangunan yang baru empat hari berada di Ibu Kota.
"Mau sedikit cerita tentang pengalaman bawa penumpang tadi pagi sekitar jam 10 dapet order dari Dukuh Atas tujuan ke Batik Kuring SCBD dengan argo tunai Rp 8000. Posisi agak kelewat dikit posisi saya di seberang Wisma Keiai atau kurang lebih setelah Wisma Indocement sedangkan dia (penumpang) posisi di halte persis depan Landmark," tulisnya membuka cerita.
Dari situlah, kekaguman yang dirasakan driver bernama Teguh Dimas K. ini bermula. Jika biasanya banyak penumpang yang memaksa driver taksol balik kalau kelewatan, lain halnya dengan penumpangnya kali ini.
"Nggak pakai lama langsung chat dan dia langsung bilang, 'Mas tunggu di situ aja nggakpapa kita udah jalan menuju ke lokasi mas', saya bales "ok siap mas," lanjutnya.
Ya, penumpangnya itu rela nyamperin kendaraan yang dipesannya, alih-alih menyuruh si driver untuk memutar balik ke posisinya.
Setelah ketemu, mereka langsung menuju ke tujuan yang disepakati. Ada obrolan singkat di antara mereka, bukan karena irit bicara. Obrolan mereka dibatasi oleh dekatnya jarak antara Dukuh Atas ke SCBD.
Baca Juga: Detik-detik Ojol Tertabrak Mobil Saat Menepi di Pinggir Jalan, Bikin Ngilu
Dari obrolan singkat itu, si driver taksol tahu bahwa pria yang tak disebutkan namanya itu baru empat hari merantau dan bekerja di Jakarta.
"Sudah nyampe tujuan dan dia langsung bayar ngasih duit 20 ribu, otomatis saya bilang, 'mas ongkosnya cuma 8 ribu, lebihan ini ngasihnya," sambung Teguh dalam unggahannya. Namun, si penumpang malah bilang, "gapapa mas ambil aja".
Atas dasar itu, si driver kemudian sedih dan terketuk hatinya karena tukang bangunan nyatanya lebih peduli terhadap apa yang sudah membantunya.
Menurutnya, hal tersebut berbeda dengan beberapa orang kantoran dan orang kaya yang pernah memakai jasa taksolnya.
"Setiap hari saya bawa penumpang orang kantoran/orang kaya yang berpakaian rapi dan wangi. 80% mereka acuh dan cenderung ada unsur merendahkan profesi yang di bawah mereka," ungkap Teguh.
Ia berharap, ke depannya makin banyak orang yang peduli terhadap semua profesi, karena sesungguhnya kita hidup di dunia saling membutuhkan satu sama lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya
-
Garansi Motor Yamaha Langsung Gugur saat Modifikasi Dua Bagian Ini
-
Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung
-
Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano
-
Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan
-
Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat
-
Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026