Suara.com - Bagi pengguna motor dengan sistem pembakaran menggunakan karburator pasti sudah tidak asing lagi dengan tuas choke. Kekinian, rasanya sudah jarang motor yang masih ada tuas choke-nya. Kira-kira apa ya, penyebabnya?
Berawal dari pertanyaan seorang warganet bernama Raka di jejaring Facebook.
Ia mengunggah foto choke di sepeda motor bebek "Fitur ini kenapa nggak ada di motor zaman sekarang, ya? Apa (karena) sudah pakai injeksi semua?"
Pada sepeda motor bebek, choke, biasanya berada di sisi kiri di bawah tombol klakson. Ada juga yang choke-nya tersembunyi, di dekat mesin.
Sebagai informasi, choke berfungsi untuk memberikan aliarn bensin lebih banyak, guna mempercepat pembakaran.
Choke, biasanya digunakan saat pertama kali menghidupkan kendaraan atau ketika kendaraan berada kondisi cuaca dingin.
Lantas, kenapa sekarang jarang sekali meliaht fitur choke pada sepeda motor?
Teknologi pembakaran sistem injeksi yang perlahan menggantikan karburator jadi salah satu alasannya. Karena pada teknologi injeksi tidak perlu lagi menggunakan choke, karena sudah otomatis.
Seperti yang diungkapkan Ziyad di kolom komentar "Motor injeksi zaman sekarang, rata-rata sudah ada choke otomatis. Jadi tinggal starter, debit BBM nanti ngikutin kebutuhan mesin,"
Baca Juga: Tokyo Motor Show 2019: Honda Jazz Terbaru Siap Hadir
"Biasanya digantikan secara elektronik. Pada karbu, tuas choke dihilangkan biasanya masih ada cold start encrichment solenoid atau kita biasa nyebutnya choke otomatis. Biasanya ada di Honda BeAt atau Vario generasi lama. Kalau pada injeksi, cold start enrichment juga dijalankan otomatis melalui enrichment dan fast idle solenoid atau melalui automatic idle screw." Kata Ahmad menjelaskan secara teknis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Terpopuler: 5 Pilihan Sepeda Listrik Terbaik, Motor Hybrid Termurah di Indonesia
-
4 Pilihan Motor Hybrid di Indonesia dari Termurah hingga Premium
-
Rekomendasi 3 Motor Listrik Sensasi ala Nmax: Mending Fox 350, Gesits GV1, atau United T1800?
-
3 Mobil Listrik Terlaris China Bertarung di Indonesia, Simak Fitur Menariknya!
-
Cari Nyaman atau Desain Gahar? Begini Perbandingan Indomobil eMotor Tyranno vs Polytron Fox 350
-
Efisiensi vs Style, Mending Mitsubishi Mirage atau Honda Brio Bekas?
-
Berapa Harga Baru Suzuki Fronx 2026? Segini Pajak Tahunan, Konsumsi BBM, Tenaga Mesin
-
Nissan March Berapa Silinder? Intip Harga Seken, Spek, Pajak Tahunan, Konsumsi BBM
-
Mobil Nissan Apa Saja? Intip Daftar Harganya Februari 2026 dari SUV, MPV hingga Mobil Listrik
-
Arsitektur e-Platform BYD Menjadi Standar Baru Kendaraan Listrik Masa Depan di Indonesia