- Mitsubishi Mirage dan Honda Brio bersaing ketat di pasar mobil bekas untuk segmen usia 25–40 tahun.
- Honda Brio unggul tenaga mesin 90 PS, namun Mirage lebih efisien bahan bakar dengan angka 15 km/liter.
- Harga bekas Brio umumnya lebih tinggi dibanding Mirage, mencerminkan perbedaan pada gaya dan kenyamanan jok.
Suara.com - Memilih mobil perkotaan atau city car seringkali berakhir pada perdebatan antara fungsionalitas murni atau tampilan yang kekinian.
Di pasar mobil bekas tanah air, Mitsubishi Mirage dan Honda Brio menjadi dua kontestan yang sering dibanding-bandingkan oleh calon pembeli milenial dan gen z yang mencari keseimbangan antara budget dan gaya hidup.
Keduanya menawarkan dimensi kompak yang memudahkan manuver di jalan sempit atau saat harus memutar balik di area padat. Namun, jika digali lebih dalam, keduanya memiliki karakter yang sangat bertolak belakang.
Begini perbandingan dua mobil bekas tersebut berdasarkan pengamatan Suara.com
Performa mending mana?
Dari sisi performa mesin, Honda Brio, khususnya varian Satya 2018, mengandalkan mesin L12B 1200 cc 4-silinder yang mampu memuntahkan tenaga hingga 90 PS. Tenaga ini terasa lebih superior dibandingkan Mitsubishi Mirage yang hanya dibekali mesin 1200 cc 3-silinder dengan output 77 PS.
Perbedaan satu silinder ini tidak hanya berpengaruh pada angka di atas kertas, tapi juga pada vibrasi dan suara mesin yang lebih halus pada Brio.
Meski begitu, Mirage memiliki keunggulan pada sektor efisiensi bahan bakar yang legendaris. Dalam pengujian di dalam kota, Mirage mampu mencatatkan angka 15 km/liter berkat teknologi Electronic Control Injection.
Brio pun tidak kalah irit berkat penggunaan transmisi CVT yang lebih modern dalam menjaga efisiensi putaran mesin.
Baca Juga: Nissan March Berapa Silinder? Intip Harga Seken, Spek, Pajak Tahunan, Konsumsi BBM
Kenyamanan
Bicara soal kenyamanan kabin, ada detail menarik yang sering terlewatkan. Meskipun Brio menang dalam hal desain interior yang lebih modern dengan panel AC digital, jok mobil ini sering dikritik karena tipis dan menggunakan model headrest menyatu atau sering disebut jok pocong.
Sebaliknya, Mitsubishi Mirage menawarkan jok yang lebih tebal dan empuk, memberikan dukungan punggung yang lebih manusiawi untuk perjalanan harian.
Namun, Brio membalasnya dengan handling yang jauh lebih stabil dan presisi.
Suspensi Brio cenderung kaku namun memberikan pengendalian yang mantap,.
Sementara itu Mirage memiliki karakter suspensi yang lebih empuk, tapi efek sampingnya adalah terasa agak limbung saat dipacu pada kecepatan tinggi atau saat bermanuver tajam.
Desain siapa yang lebih oke?
Untuk urusan gaya, Honda Brio jelas menjadi juaranya di mata anak muda. Desainnya yang ikonik, dinamis, dan sporty membuatnya tetap terlihat segar meski sudah berusia beberapa tahun.
Fitur keselamatannya pun cukup lengkap untuk mobil di kelasnya, mulai dari ABS, EBD, hingga dual airbags. Di sisi lain, Mitsubishi Mirage tampil lebih sederhana dan fungsional.
Mirage adalah pilihan tepat bagi mereka yang ingin tampil berbeda karena populasinya yang lebih jarang di jalanan dibandingkan Brio yang sangat mainstream.
Harga seken, si penentu utama
Terakhir adalah faktor harga yang sering menjadi penentu utama. Berdasarkan data pasar mobil bekas di Jakarta, Mitsubishi Mirage tahun 2015-2016 bisa didapatkan dengan rentang harga Rp 85 juta hingga Rp 98 juta.
Sementara itu, Honda Brio tahun 2016 ke atas masih memiliki harga yang cukup tinggi, mulai dari Rp 98 juta hingga Rp 130 jutaan tergantung kondisi dan tipe.
Selisih harga ini tentu menjadi pertimbangan besar bagi konsumen yang memiliki budget terbatas namun tetap menginginkan kendaraan harian yang irit dan bandel.
Bagi yang mengutamakan style dan kenyamanan berkendara, Brio adalah opsinya, namun bagi yang mencari efisiensi maksimal dengan kenyamanan duduk yang lebih baik, Mirage tetap menjadi permata tersembunyi yang patut dilirik.
Berita Terkait
-
Nissan March Berapa Silinder? Intip Harga Seken, Spek, Pajak Tahunan, Konsumsi BBM
-
Brio RS CVT Kalah Murah, Mitsubishi Eclipse Cross 2020 vs Toyota C-HR 2020 Mending Mana?
-
Harga Mitsubishi Outlander Sport Mepet Suzuki S-Cross, Mending Mana?
-
4 Contoh Mobil 7 Seater Bekas yang Perlu Dihindari Kalau Budget Perawatan Pas-pasan
-
Terpopuler: 5 Mobil Double Cabin Lebih Murah dari Brio, Harga Daihatsu Ayla Bekas
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Berapa Harga Baru Suzuki Fronx 2026? Segini Pajak Tahunan, Konsumsi BBM, Tenaga Mesin
-
Nissan March Berapa Silinder? Intip Harga Seken, Spek, Pajak Tahunan, Konsumsi BBM
-
Mobil Nissan Apa Saja? Intip Daftar Harganya Februari 2026 dari SUV, MPV hingga Mobil Listrik
-
Arsitektur e-Platform BYD Menjadi Standar Baru Kendaraan Listrik Masa Depan di Indonesia
-
Brio RS CVT Kalah Murah, Mitsubishi Eclipse Cross 2020 vs Toyota C-HR 2020 Mending Mana?
-
Hyundai Masih Bidik Pasar Mobil Listrik Meski Tanpa Insentif dari Pemerintah
-
Kenapa Ban Motor Depan dan Belakang Dibuat Beda? Simak 3 Alasan Penting Ini
-
Harga Mitsubishi Outlander Sport Mepet Suzuki S-Cross, Mending Mana?
-
4 Contoh Mobil 7 Seater Bekas yang Perlu Dihindari Kalau Budget Perawatan Pas-pasan
-
Alphard Versi Murah vs Denza D9, Kamu Tim Mana?