- Indomobil eMotor Tyranno unggul pada ketangguhan fisik dengan Exo-Armor serta rak multifungsi mampu membawa beban hingga 50 kg.
- Polytron Fox 350 menawarkan performa jarak tempuh jauh 130 km dan kecepatan maksimal 95 km/jam berkat baterai 3,75 kWh.
- Kedua motor listrik di kelas Rp 20 jutaan ini sudah dilengkapi Cruise Control System, namun masing-masing punya fitur unggulan lain.
Suara.com - Tren kendaraan listrik di Indonesia kini bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan mobilitas yang lebih efisien
Pemilihan motor listrik sering kali didasarkan pada dua aspek utama: kenyamanan fitur modern atau ketangguhan desain.
Di pasar saat ini, Indomobil eMotor Tyranno dan Polytron Fox 350 muncul sebagai dua kandidat kuat yang menawarkan keunggulan berbeda di kelas harga Rp 20 jutaan. Mending mana?
Tampilan
Dari sisi tampilan dan daya tahan fisik, Indomobil eMotor Tyranno mengusung konsep yang sangat fungsional dan tangguh.
Motor ini dilengkapi dengan fitur Exo-Armor, sebuah desain pelindung kokoh yang dirancang untuk menjaga bodi motor tetap aman dari benturan.
Tidak hanya itu, Tyranno sangat menonjol dalam hal kepraktisan karena memiliki Multi-Functional Rack yang sanggup membawa beban hingga 50 kg.
Bagi Anda yang sering membawa barang bawaan berat atau memerlukan motor untuk aktivitas harian yang dinamis, fitur ini menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan pada kompetitornya.
Penggunaan All-Terrain Tyre pada Tyranno juga menegaskan bahwa motor ini siap melibas berbagai kondisi jalanan kota hingga medan yang sedikit ekstrem.
Baca Juga: VinFast Optimis di Tengah Penurunan Tren Penjualan Motor Listrik Nasional
Performa mending mana?
Beralih ke performa, Polytron Fox 350 hadir dengan spesifikasi yang sangat menggiurkan bagi penyuka kecepatan dan jarak tempuh jauh.
Motor ini dibekali daya mesin 3.000 W dengan puncak tenaga mencapai 6.409 W, yang memungkinkannya melesat hingga kecepatan maksimal 95 km/jam.
Keunggulan utamanya terletak pada kapasitas baterai 3,75 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 km dalam sekali pengisian daya.
Angka ini memberikan ketenangan bagi pengendara yang memiliki mobilitas tinggi tanpa harus sering-sering mencari tempat pengisian daya.
Dalam hal teknologi pendukung kenyamanan, keduanya sudah dilengkapi dengan Cruise Control System.
Fitur ini memungkinkan pengendara menjaga kecepatan konstan tanpa harus menahan tuas gas terus-menerus, sangat membantu untuk mengurangi rasa lelah saat perjalanan jauh.
Namun, Tyranno menawarkan sensasi berkendara yang lebih futuristik dengan Interactive Touchscreen Speedometer dan fitur Inclinometer untuk memantau sudut kemiringan motor agar lebih aman di berbagai medan.
Sementara itu, Polytron Fox 350 lebih fokus pada efisiensi energi melalui teknologi Regenerative Braking, di mana setiap pengereman akan memberikan tambahan tenaga kembali ke baterai.
Harga mending mana?
Urusan harga dan jaminan juga menjadi pertimbangan krusial. Indomobil eMotor Tyranno dipasarkan dengan harga sekitar Rp 26.750.000 OTR Jabodetabek dan sudah termasuk garansi baterai lithium selama 3 tahun.
Di sisi lain, Polytron Fox 350 ditawarkan dengan harga Rp 27.500.000 OTR Jadetabek untuk sistem "Buy To Own". Tapi Anda bisaa juga membeli dengan sistem sewa baterai dengan harga motor menjadi Rp15 jutaan.
Polytron juga memberikan kemudahan kontrol melalui aplikasi Polytron EV yang terintegrasi dengan ponsel pintar untuk memantau kondisi kendaraan secara real-time.
Memilih di antara keduanya berarti menentukan prioritas Anda. Jika Anda mencari motor dengan struktur fisik yang sangat terlindungi, memiliki rak barang multifungsi, dan ban yang tangguh untuk segala medan, maka Indomobil Tyranno adalah jawabannya.
Namun, jika prioritas Anda adalah jarak tempuh yang lebih jauh hingga 130 km dan kecepatan maksimal yang lebih tinggi untuk membelah kemacetan kota, Polytron Fox 350 sulit untuk diabaikan.
Kedua motor ini membuktikan bahwa teknologi ramah lingkungan kini sudah sangat siap untuk mendukung produktivitas harian dengan cara yang lebih modern.
Berita Terkait
-
VinFast Optimis di Tengah Penurunan Tren Penjualan Motor Listrik Nasional
-
Berapa Biaya Servis Motor Listrik? Intip Estimasi Pengeluaran Selama 5 Tahun Pemakaian
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Pacifiic Bike Bawa Jajaran Sepeda Motor Listrik Baru dan Umumkan Aktivitas Ekspor di IIMS 2026
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Efisiensi vs Style, Mending Mitsubishi Mirage atau Honda Brio Bekas?
-
Berapa Harga Baru Suzuki Fronx 2026? Segini Pajak Tahunan, Konsumsi BBM, Tenaga Mesin
-
Nissan March Berapa Silinder? Intip Harga Seken, Spek, Pajak Tahunan, Konsumsi BBM
-
Mobil Nissan Apa Saja? Intip Daftar Harganya Februari 2026 dari SUV, MPV hingga Mobil Listrik
-
Arsitektur e-Platform BYD Menjadi Standar Baru Kendaraan Listrik Masa Depan di Indonesia
-
Brio RS CVT Kalah Murah, Mitsubishi Eclipse Cross 2020 vs Toyota C-HR 2020 Mending Mana?
-
Hyundai Masih Bidik Pasar Mobil Listrik Meski Tanpa Insentif dari Pemerintah
-
Kenapa Ban Motor Depan dan Belakang Dibuat Beda? Simak 3 Alasan Penting Ini
-
Harga Mitsubishi Outlander Sport Mepet Suzuki S-Cross, Mending Mana?
-
4 Contoh Mobil 7 Seater Bekas yang Perlu Dihindari Kalau Budget Perawatan Pas-pasan