Suara.com - Beberapa daerah di Indonesia dikabarkan mengalami cuaca panas ekstrem. Kegiatan di luar ruangan pun terasa lebih melalahkan. Namun jika terpaksa motoran alias berkendara di tengah cuaca panas ekstrem, cobalah ikuti 5 tips berikut ini.
Mengutip dari situs resminya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun menjelaskan kenapa cuaca panas ekstrem melanda Indonesia.
Dijelaskan suhu panas berada di selatan khatulistiwa, dan berkaitan dengan gerak semu matahari. Matahari berada di sekitar wilayah khatulistiwa dan terus bergerak ke belahan bumi selatan hingga bulan Desember.
Alhasil pada bulan Oktober, posisi semu matahari berada di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan. Suhu terpanas yang tercatat oleh BMKG, pada 20 Oktober 2019 adalah 38.8 derajac celsius di Makassar.
Jika ingin tetap berkendara di tengah cuaca panas ekstrem, yuk simak tujuh tips berikut ini:
1. Gunakan Jaket
Meski cuaca sangat panas, bukan berarti kita bisa berkendara dengan kaus yang tipis, ya. Sebaliknya, penggunaan jaket malah direkomendasikan agar bisa melindungi kulit dari teriknya panas matahari.
Tapi yang perlu dicatat adalah, pastikan bahwa jaket yang digunakan juga terdapat saluran ventilasi.
Design Corse menyebut bahwa jaket yang cocok digunakan di tengah cuaca panas ekstrem adalah yang memiliki panel mesh, yang memberi ruang untuk bernafas.
Baca Juga: Kakinya Terlindas Motor, Begini Kecelakaan Quartararo di Phillip Island
2. Sarung Tangan
Kesadaran akan penggunaan sarung tangan di tengah cuaca panas ekstrem memang sudah cukup baik.
Tapi sama seperti jaket, pilihlah sarung tangan yang ada ventilasi udaranya. Sarung tangan jenis tersebut bisa membuat kulit tangan lebih sejuk.
3. Gunakan Tabir Surya
Tabir surya digunakan untuk melindungi kulit dari sengatan panas matahari. Penggunaan tabir surya bisa digunakan di beberapa bagian tubuh seperti bagian belakang leher hingga ke bagian wajah.
4. Pakai Kaus
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya
-
Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong