Suara.com - Hyundai Group saat ini mengembangkan fitur anti bising yag disebut sebagai Road Noise Active Noise Control (RANC). Dikembangkan di atas teknologi Active Noise Control (ANC), produsen otomotif asal Korea Selatan ini menyebut sistem yang mereka kembangkan mampu mengurangi kebisingan suara dari mesin, roda, dan jalan.
"RANC adalah teknologi luar biasa yang memberikan tingkat kesenyapan tertinggi bagi pengguna kendaraan," ujar Gangdeok Lee, peneliti di NVH Research Lab, seperti dikutip dari Carscoops.
Dijelaskannya, bahwa fitur RANC mampu menganalisis berbagai jenis kebisingan secara real-time dan menghasilkan gelombang suara terbalik. Misalnya, menangkal suara yang dihasilkan roda saat berputar di jalan.
Terkait cara kerja, Hyundai mengandalkan sensor akselerasi untuk menghitung getaran yang dihasilkan mobil saat melaju. Sementara sistem akan menganalisis kebisingan.
Dalam waktu 0,002 detik, sistem komputasi diklaim mampu menganalisa kebisingan dan menghasilkan gelombang suara terbalik yang dihasilkan Digital Signal Processor (DSP).
Menurut Hyundai, RANC mampu mengurangi kebisingan di dalam kabin kendaraan sebesar 3 db. Ke depannya, teknologi ini disebut mampu mengurangi bobot mobil berkat pengurangan material peredam suara.
Teknologi ini dikembangkan sebagai sebuah wacana bagi kendaraan masa depan. Ketika mobil dengan sistem pembakaran dihapus, kebisingan kendaraan datang dari dua sumber, yakni jalan dan angin.
Baca Juga: 5 Best Otomotif Pagi: Teralis Taksi, Carabinieri Pakai Jimny
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga