Suara.com - Teknologi bantuan pengemudi dan keselamatan mungkin sudsah menjadi fitur yang wajib tersedia pada mobil atau kendaraan roda empat. Namun sayangnya fitur semacam ini masih jarang ditemukan pada kendaraan roda dua atau sepeda motor.
Melansir RideApart, bertahap para produsen sepeda motor sepertinya sudah mulai menemukan solusi dengan cara memasang sensor keselamatan pada bagian sadel motor.
Menggandeng Bosch, Kawasaki rasanya bakal menjadi produsen otomotif roda dua pertama yang menggunakan teknologi keselamatan seperti ini. Bahkan pabrikan yang identik dengan warna hijau itu sudah berencana untuk meluncurkan sepeda motor untuk 2021 yang dipersenjatai dengan Advanced Rider Assistance Systems Bosch.
Rangkaian sistem yang terdapat di dalamnya mencakup Adaptive Cruise Control (ACC), peringatan tabrakan, dan deteksi blind spot.
Bosch menjelaskan, ketiga sistem ini akan selalu aktif untuk dapat memberikan informasi kepada pengendara sedini mungkin. Dalam hal ini, perusahaan menggunakan sepasang sensor radar jarak menengah yang terletak di depan dan di belakang sepeda motor untuk membaca situasi secara real time.
Kontrol jelajah adaptif akan memantau jarak kendaraan yang terletak di depan sepeda motor dan menjaga jarak aman. Sementara sistem peringatan tabrakan akan mendeteksi ketika lampu rem kendaraan di depan aktif.
Sedangkan sistem blind spot akan bekerja seperti pada mobil modern. Sistem ini memperingatkan pengendara akan kehadiran kendaraan di titik buta sepeda motor dengan menampilkan isyarat visual di kaca spion.
Baca Juga: Bagi Otomania Bandung, Jangan Lewatkan Jabar Otofest 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Aktor Fast and Furious Sung Kang Gandeng MaxDecal Garap Industri Kreatif Indonesia
-
Pajak Cuma 1,5 Jutaan! 5 Mobil Bekas 2010 ke Atas yang Pas untuk Keluarga Kecil, Mulai 60 Juta
-
10 Mobil PHEV Terlaris April 2026, Merek China Kuasai Pasar Indonesia
-
7 Mobil Bekas Raja Jalanan yang Harganya Jatuh, Cocok untuk Keluarga dengan Finansial Stabil
-
Motor Listrik Omoway OMO-X Tawarkan Stabilitas Berkendara Premium dengan Teknologi Suspensi Ganda
-
Bisa Tembus 1000 KM Wuling Eksion Mulai Goda Konsumen Bekasi Lewat Teknologi Hybrid
-
Terpopuler: Aturan Ganjil Genap 14-15 Mei, Isi Garasi Seskab Teddy yang Berharta Rp20 M
-
Apa Itu Jalan Berbayar? Wacana Dedi Mulyadi Guna Hapus Pajak Kendaraan
-
LHKPN Terbaru Rilis! Harta Prabowo Makin Menjulang, Tapi Koleksi Mobil di Garasi Tetap Tenang
-
Harga Honda CBR250RR Mei 2026: Ada 6 Varian, Mana Paling Cuan?