Suara.com - Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina membuktikan bahwa produk BUMN ini lebih murah dibandingkan dengan buatan SPBU asing. Dikutip dari kantor berita Antara, pemaparan tadi diberikan oleh komunitas otomotif.
"Bahkan, tidak hanya murah, namun lebih berkualitas. Itu sebabnya, saya dan teman-teman dari klub lebih cenderung memilih BBM berkualitas keluaran Pertamina," kata Adjie Sambogo, Humas Club Ayla Indonesia (CAI) di Jakarta, Minggu (6/1/2020).
Ia juga menambahkan bahwa meskipun SPBU asing yang ada di pasar otomotif turut menurunkan harga pada pekan ini, mayoritas anggota CAI tetap setia pada Pertalite, Pertamax, atau Pertamax Turbo.
Sebagai perbandingan, setelah terjadi penurunan harga bahan bakar, terlihat bahwa harga BBM produksi Pertamina jauh lebih rendah dibandingkan Shell dan Total. Contohnya, BBM RON 92. Untuk produk Pertamax diberi label Rp 9.200 per liter. Sementara untuk lansiran Shell dan Total, seperti jenis Super dan Performance 90, masing-masing dihargai Rp 9.300 dan Rp 9.250 per liter.
Atau Pertamax Turbo dari Pertamina, dengan RON 98 dipasarkan Rp 9.900 per liter. Sedangkan V Power dari Shell yang memiliki RON 95 dipasarkan Rp 9.950 per liter, dan Performance 95 dari Total dijual Rp 9.900 per liter.
"Dari sini sudah jelas, bahwa dengan angka oktan 98, harga Pertamax Turbo masih lebih murah dibandingkan Total dan Shell yang memiliki oktan 95," imbuh Adjie Sambogo.
Dan sekali lagi, tidak dipungkiri bahwa harga bukanlah satu-satunya penyebab anggota komunitas CAI setia pada produk Pertamina. Bicara soal kualitas, BBM Pertamina juga sangat bersaing, dilengkapi dengan distribusi yang menyebar di seluruh wilayah Indonesia.
"Contohnya, kami sering touring ke berbagai daerah. Anggota klub kami dengan mudah bisa mendapatkan BBM berkualitas dari Pertamina, mulai Pertalite hingga Pertamax Turbo. Hal ini membuat kami nyaman. Sebab, sangat merepotkan jika harus berganti-ganti merek," pungkasnya.
Baca Juga: 5 Hits Otomotif Akhir Pekan: Bereskan Mobil Banjir, Ada Simfoni Ninja
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD
-
4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC