Suara.com - Toyota mengumumkan rencana mereproduksi ulang sparepart atau suku cadang mobil legendaris Toyota Supra. Langkah yang diambil produsen otomotif raksasa asal Jepang ini tidak lepas dari masih banyaknya pengguna Supra. Terlebih varian lawas mobil sport racikan Toyota itu justru banyak diburu penggemar.
Mengutip Carscoops, Toyota telah mengumumkan bahwa mereka akan mulai mereproduksi suku cadang tertentu untuk A70 dan A80. Mobil Supra A70 dan A80 sendiri merupakan produk lansiran 1986 hingga 2002.
Dalam memproduksi kembali sparepart Supra, Toyota menyebutnya sebagai Proyek GR Heritage Parts. Melalui proyek ini, sparepart Supra lawas akan dijual secara global. Dan tujuannya tak lain adalah memastikan bahwa pemilik A70 dan A80 Supra bisa terus menggeber kendaraan mereka, walaupun terbilang produk lawas.
Untuk Supra A70 produksi 1986 sampai 1992, Toyota akan mulai mereproduksi poros baling-baling, pegangan pintu, pengukur bahan bakar, strip cuaca dan lambang depan.
Sedangkan untuk Supra A80 produksi 1993 sampai 2002, sebagai awalan, Toyota akan mereproduksi lampu depan, pegangan pintu dan booster rem. Merek asal Jepang itu berharap untuk memulai penjualan ritel suku cadang tahun ini.
Selain part yang disebutkan, Toyota juga membuka keran pemesanan kepada konsumen yang membutuhkan part tertentu. Toyota menyediakan formulir permintaan yang tersedia online di mana pemilik dapat mengatakan bagian mana yang ingin direproduksi konsumen.
Asyiknya menggeber produk Toyota Supra versi lawas tanpa takut kehilangan kesempatan menggunakan suku cadang asli dan bukannya subsitusi.
Baca Juga: Berlaga di Reli Dakar 2020, Fernando Alonso Beroleh Sambutan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?