Suara.com - PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), sebagai produsen sepeda motor Suzuki di Indonesia, mengadakan program me-recall atau menarik kembali skutik Suzuki Address F1 di Indonesia karena ditemukan cacat pada setidaknya empat komponen sepeda motor tersebut.
Yang terdampak dalam recall ini adalah Suzuki Address FI yang diproduksi antara tahun 2015 hingga 2018. Komponen yang akan diperiksa dalam program tersebut adalah cranckshaft, generator rotor, horn switch, dan stater switch.
"Para pengguna Suzuki Address FI yang termasuk dalam program tersebut silakan langsung datang ke bengkel resmi Suzuki. Tidak perlu membayar karena Suzuki memberikan gratis biaya jasa, suku cadang, dan akan diberikan gratis oli mesin," kata Riecky Patrayudha, Dept. Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (24/1/2020).
Para pengguna Suzuki Address FI terdampak dapat mengecek terlebih dahulu status kendaraannya di website resmi Suzuki dengan cara masuk ke menu “Service” kemudian pilih “Suzuki Quality Update”. Selanjutnya pelanggan akan diminta untuk mengisi 17 digit nomor rangka, nama pemilik, serta nomor telepon.
Selain cara tersebut, pelanggan juga dapat menghubungi Halo Suzuki dan menyebutkan 17 digit nomor rangka kendaraan.
Jika Suzuki Address FI milik pelanggan termasuk ke dalam program recall, pelanggan bisa datang langsung ke bengkel resmi Suzuki terdekat untuk dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan sendiri akan memamkan waktu kurang lebih selama 1 jam.
Jika kendaraan masuk ke dalam program Suzuki Quality Update atau recall maka diperlukan tambahan waktu maksimal 5 jam untuk proses penggantian komponen.
"Kami akan terus berupaya menjaga kualitas produk sehingga mampu meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan," tutup Riecky.
Baca Juga: Eropa Tujuan Utama Ekspor Suzuki Address
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?