Suara.com - Wabah Wuhan Coronavirus yang belum mereda dan tengah dicari solusinya hingga kini memiliki dampak supply and demand terhadap berbagai bidang kehidupan. Seperti kebutuhan masker pelindung hidung dan mulut yang terus meningkat secara global. Sementara di sisi lain, sektor otomotif menghentikan produksi mereka untuk sementara, karena rantai pasokan terhambat. Sehingga libur massal pun diberlakukan.
Saat ini, sebagaimana dikutip dari The Wall Street Journal, kebutuhan akan masker pelindung hidung dan mulut melonjak drastis. Baik dijual langsung ataupun online, yang biasanya dipasok secara global oleh produsen masker kenamaan seperti 3M dari Amerika Serikat, Unicharm asal Jepang, sampai Foshan Nanhai asal China. Pabrikan-pabrikan ini membuka lini produksi 24 jam sehari, serta bekerja tujuh hari seminggu, demi melayani kebutuhan yang disebabkan Wuhan Coronavirus atau 2019-nCoV.
"Permintaan melonjak 200 kali lipat dari biasanya, dengan harga mencapai 20 kali lebih mahal dibandingkan kondisi biasa, dan meliputi kebutuhan akan masker, respirator, ditambah peralatan pelindung medis lainnya," papar Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) pada Jumat (7/2/2020).
Untuk sektor otomotif, terjadi kondisi kebalikan dari pabrikan penyedia peranti pelindung pernapasan tadi. Mereka mengalami perpanjangan libur setelah Hari Raya Imlek atau Sinchia (25/1/2020) menyusul pecahnya wabah Wuhan Coronavirus. Rantai pasokan komponen rentan berhenti beroperasi, hingga larangan keluar kediaman atau lockdown serta karantina mandiri menjadi alasannya,
Kini, berbagai pabrikan otomotif dan teknologi bahu-membahu memberikan dukungan kepada para penyedia alat-alat pelindung pernapasan dengan memproduksi masker.
Contohnya China Petroleum & Chemical Corp, yang dikenal sebagai Sinopec, menyatakan kesiapan membangun 11 jalur produksi untuk mencetak masker. Senada yang akan dilakukan Shanghai Electric Group Corporation.
Sedangkan Foxconn Technology Group, bagian dari iPhone Apple Incorporation juga tengah menguji produksi masker di kota Shenzhen, China dan berharap mampu menghasilkan dua juta masker per hari.
Sementara dari sektor otomotif, perusahaan patungan lokal General Motors (GM) akan membuat 14 jalur produksi untuk menghasilkan setidaknya 1,7 juta masker per hari.
Dan akhir pekan kemarin (8/2/2020) perusahaan mobil asal Negeri Tirai Bambu yang memasok taksi bertenaga listrik murni atau Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) jenis Electric Vehicle (EV), yaitu BYD, siap memproduksi lima juta masker per hari dan 50 ribu botol desinfektan pada akhir Februari 2020.
Baca Juga: Best 5 Otomotif Akhir Pekan: Suzuki XL7 Mendarat, Truk Bagong Pameran
Lantas Guangzhou Automobile Group menyebutkan tengah mempelajari kelayakan jalur produksi masker.
"Kami percaya, akan makin banyak kekuatan sosial bergabung dalam perang melawan epidemi dan bekerja sama untuk memenangkan pertempuran melawan wabah ini!" demikian ditulis oleh General Motors, bersama SAIC Motor Corporation dan Wuling Motors Holdings Limited di media sosial China, Wechat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
BBM B50 Dinilai Bisa Menjadi Ujian Berat Bagi Daya Tahan Mesin Diesel
-
10 Mobil Terlaris Semester 1 2026: Suzuki Carry Semakin di Depan
-
Mitsubishi Motors Siap Rilis XForce Hybrid Minggu Ini
-
10 Brand Mobil Terlaris dari Wholesales Juni 2026: Toyota Tak Tertandingi, Honda Dikejar Fuso
-
Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK
-
Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik
-
GAC Tembus 30 Juta Unit Saat Persaingan Mobil China Semakin Memanas di Indonesia
-
Bagaimana Cara Kerja Motor Hybrid? Ini Pilihan Termurah
-
Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?
-
Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid