Suara.com - Di era kekinian, ketika warga perkotaan terhubung dengan berbagai sudut dunia lewat smartphone serta didukung transportasi darat yang tersedia setiap saat, ada bagian dari negeri kita masih berada dalam kondisi sebaliknya. Sebuah keadaan berpotensi viral, yaitu kaum Hawa di kawasan ini sudah biasa menghadapi kondisi harus melahirkan di jalan.
Dikutip dari kantor berita Antara, Jorong Galugua, Nagari Galugua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, memiliki akses jalan rusak dan medan yang sulit. Sehingga, keadaan harus melahirkan dalam perjalanan saat menuju Puskesmas atau rumah sakit bila tidak bisa ditangani puskesmas pembantu, menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
"Jalan dari sini ke lokasi Puskesmas sangat sulit. Hanya bisa dilewati mobil berpenggerak 4×4 (Four Wheel Drive atau 4WD). Ketika hujan deras, lintasan sangat susah untuk dilalui," papar Yunita Sari, seorang bidan di Puskesmas Pembantu Nagari Galugua, Kamis (13/2/2020).
Dan bila melahirkan di jalan, imbuhnya, di sisi kiri dan kanan jalan cuma tampak perbukitan dengan pepohonan rimbun serta tinggi. Selain itu tentu saja ruas jalan rusak.
"Saya sendiri, tiga tahun lalu juga merasakan situasi ini, saat melahirkan anak pertama. Waktu tempuh menuju Puskesmas lama, dan jalan sangat sulit untuk dilewati. Jadinya, saya harus melahirkan di jalan," kata Yunita Sari berterus terang. Ia sendiri sudah menjalani profesinya di sana sejak 2016.
Adapun Puskesmas Induk berlokasi di Nagari Sialang, dan pasien termasuk ibu yang akan melahirkan, bila tidak bisa ditangani di sini, akan dirujuk ke rumah sakit berjarak lebih dari lima jam perjalanan bermobil.
"Dari tempat kami ke Puskesmas Induk saja mencapai waktu sekitar dua sampai tiga jam. Kalau tidak bisa ditangani di sana, kami harus ke rumah sakit umum yang berada di Kota Payakumbuh. Bisa saja, kami pergi pagi, tiba di sana telah sore atau petang," tukasnya.
Di sisi lain, Zulfahmi, Wali Nagari Galugua menyatakan bahwa akses di pedesaan atau nagari yang berpenduduk sekitar 3.500 jiwa ini memang sulit. Akibatnya, sektor ekonomi dan kesejahteraan terkena imbasnya. Seperti harga sembako, sampai ketersediaan tenaga pendidik dan kesehatan di Nagari Galugua.
Selain akses jalan raya, Nagari Galugua juga belum memiliki jaringan telepon seluler. Sehingga untuk berkomunikasi, warga setempat harus menuju titik di sebuah lokasi berjarak satu jam.
Baca Juga: Best 5 Otomotif Pagi: Recall Tesla Model X, Alfa Romeo 4C Mesin Yamaha
"Itu pun hanya untuk bertelepon, kalau internet harus menempuh waktu dua sampai tiga jam. Ini salah satu kendala bagi masyarakat daerah sini," imbuhnya.
Harapannya, pembangunan jalan raya serta menara telekomunikasi akan segera hadir di Nagari Galugua, sehingga tidak terjadi lagi peristiwa kaum ibu melahirkan di jalan. Apalagi lantas menjadi cerita viral. Salut buat perjuangan para ibu menghadapi keterbatasan akses dan keberaniannya bertaruh nyawa di jalanan rusak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Motor Brebet saat Digas? Ini 8 Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya
-
Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Bagaimana Cara Menyusun Barang di Bagasi agar Titik Gravitasi Mobil Tetap Stabil?
-
Bajaj Maxride Apresiasi Driver Terbaik di Yogyakarta, Ada Program Rental Gratis Ramadan