Suara.com - Bagi pengguna jalan raya di Ibu Kota Jakarta, mulai kawasan Kota, Istana Negara, Bundaran Hotel Indonesia, Kuningan, Pancoran, Grogol, Halim, Rawamangun, sampai Cempaka Putih, mereka telah akrab dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) atau tilang elektronik.
Kini, tilang elektronik ini juga dikenalkan ke kota terbesar kedua di Tanah Air, yaitu Surabaya. Yak opo, Rek, begitu kalau meminjam istilah ngobrol akrab gaya Suroboyoan yang artinya, "Jadi bagaimana nih, Bung". Jelas para pengguna mesti semakin tertib dalam berkendara.
Apa pasal, kamera CCTV di Surabaya memiliki keunggulan yang tidak bisa diganggu-gugat lagi. Contohnya, seperti unggahan dari akun Instagram sits_dishubsurabaya. Di situ terpampang hasil jepretan kamera dengan penempatan di Jalan Darmo, Surabaya ((12/2/2020), salah satu ruas paling ramai di Kota Pahlawan.
Tampak sebuah mobil dengan body warna putih yang ditumpangi sepasang lelaki dan perempuan, tanpa sabuk pengaman atau safety belt.
Begitu andalnya kinerja kamera CCTV, sehingga mampu menembus kaca mobil dan memperlihatkan kedua orang yang melanggar aturan lalu lintas ini.
Dikutip dari situs resmi humas.surabaya.go.id, Dinas Pehubungan atau Dishub Surabaya memiliki kurang lebih 1.200 CCTV yang dipasang tersebar. Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyebutkan bahwa setiap jarak 15 meter di Surabaya sudah dipasang kamera pemantau. Adapun kecanggihannya selain merekam pelanggar lalu lintas adalah fitur Face Recognition. Juga tersedia 5 unit Speed Camera.
Harapannya, dengan adanya pengawasan 24 jam berupa CCTV, maka pengguna jalan raya semakin patuh dan tertib. Dari pengenalan wajah pelanggar lalu lintas, proses selanjutnya adalah tilang elektronik atau e-Tilang. Jok sampek keno, Rek, atau jangan sampai kena tilang, ya, Bung!
Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal
Baca Juga: Best 5 Otomotif Pagi: Kado Aurel Hermansyah, Motor di Jembatan Gantung
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya
-
Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan