Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa impor truk bekas tidak akan terjadi di Indonesia. Hal ini disampaikan menyusul adanya kekhawatiran dari para pelaku industri otomotif khususnya kendaraan komersial akan rencana itu.
"Saya dengar kekhawatiran dari pelaku industri berkaitan dengan isu akan diperbolehkan impor truk bekas dari luar negeri untuk dioperasikan di Indonesia. Saya jngin sampaikan hal itu tidak akan terjadi," ujar Agus Gumiwang Kartasasmita, di JCC, Jakarta, Kamis (5/3/2020).
Hanya, tambahnya, kecuali memang tidak bisa dikembangkan atau diproduksi di Indonesia. Intinya, bagaimana industri bisa beresolusi, itu yang harus diberikan potensi agar hilirisasi industri meningkat.
"Jangan khawatir saya akan bersama untuk memastikan khususnya otmotif terutama impor truk bekas tidak akan dapat izin," tegas Agus Gumiwang Kartasasmita.
Terakhir, ia menyampaikan bahwa pekan depan Kemenperin akan mengundang Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) selaku asosiasi untuk rapat kerja dan sama-sama duduk untuk mendengar masukan dari asosiasi, soal kebutuhan apa saja yang perlu jadi perhatian pemerintah untuk kemajuan industri otomotif tanah air.
Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi pernah menyampaikan, bahwa pemerintah tak perlu impor bus atau truk bekas. Hal ini karena kemampuan pabrik komersial di Indonesia secara kapasitas produksi di atas 200 ribu unit per tahun.
"Sekarang penjualannya baru sekitar 80 ribu unit satu tahunnya. Sebetulnya kita masih punya 120 ribu excess capacity (kapasitas lebih). Mengapa kita mesti impor? Apalagi ini truk bekas," ujar Yohannes Nangoi.
Baca Juga: Dampak Virus Corona di Sektor Otomotif: Putusnya Pasokan Komponen
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Motor Brebet saat Digas? Ini 8 Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya
-
Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Bagaimana Cara Menyusun Barang di Bagasi agar Titik Gravitasi Mobil Tetap Stabil?