Diketahui bahwa sejak terjadinya wabah Virus Corona atau Coronavirus penjualan mobil di China tersuruk hingga 92 persen pada paruh pertama Februari 2020. Demikian data diungkap oleh China Passenger Car Association (CPCA).
Asosiasi produsen mobil China baru-itu bahkan memperkirakan penurunan penjualan mencapai 10 persen untuk semester pertama tahun ini, serta penurunan 5 persen setahun penuh. IHS Markit, penasehat bisnis dan finansial menambahkan, jika banyak pabrik tutup hingga pertengahan Maret, bisa mengakibatkan pengurangan 1,7 juta produksi kendaraan di China.
Sudut pandangnya adalah tindakan para perusahaan mobil yang menghentikan produksi ketika wabah COVID-19 mulai meluas. Contohnya penutupan Gigafactory milik Tesla yang berlokasi di Shanghai, penundaan produksi Tesla Model 3, sampai penundaan produksi Volkswagen dari semua pabriknya yang berada di Negeri Tirai Bambu, dan beroperasi dalam kemitraan dengan SAIC.
Untuk urusan pemasaran penjualan, pihak produsen melakukan display secara virtual. Para pemain baru seperti NIO, dan XPeng, sampai perusahaan yang telah berkibar lama, misalnya Volkswagen, Nissan, SAIC dan BMW.
Disebutkan pula, para produsen otomotif secara bersama-sama maupun terpisah siap melakukan langkah mengatasi serangan Virus corona atau COVID-19. Seperti SAIC-GM-Wuling Automobile (SGMW) mengumumkan akan memproduksi masker, yang dapat membantu mencegah infeksi virus melalui pernapasan.
Perusahaan ini bekerja sama dengan Guangxi Defu Technology, sebuah pemasok suku cadang interior, untuk produksi masker di Provinsi Guangxi. Ada 14 jalur produksi baru untuk masker medis dan masker wajah N95 dengan volume yang direncanakan 1,7 juta per hari.
Dari dalam negeri, produsen mobil dalam negeri China, BYD Co dan GAC Motor Co juga mengumumkan akan memproduksi masker dan desinfektan di pabrik mereka. Kapasitas produksi BYD direncanakan sekitar 5 juta masker dan 50 ribu botol desinfektan per hari, dengan batch pertama disumbangkan untuk pengemudi bus umum, taksi, armada naik kendaraan, dan sukarelawan yang berada di garis terdepan memberikan pertolongan pertama terhadap pasien terpapar Coronavirus.
Untuk kembali ke kondisi normal akibat serangan virus ini, sektor otomotif China yang terpuruk hingga 92 persen membutuhkan waktu tidak sebentar. Namun konsolidasi dan transformasi industri bisa diharapkan lebih cepat pulih.
Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119
Baca Juga: Wuhan Coronavirus di Indonesia, Pameran IIMS 2020 Tetap Jalan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
Terkini
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?
-
Gadai BPKB Mobil di SEVA Jadi Alternatif Pembiayaan, Ini Syarat dan Prosesnya
-
5 Mobil Sedan Suzuki Paling Irit BBM dan Nyaman Buat Harian
-
7 Rekomendasi Mobil Matic Kecil dengan Suspensi Paling Empuk
-
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Baru! Harga Mirip Aerox, Sekali Cas Bisa Tempuh Jogja-Semarang
-
GAC Indonesia Siapkan Tiga Mobil Baru Termasuk MPV Hybrid 7 Penumpang di IIMS 2026