Suara.com - Coronavirus Disease atau COVID-19, sebentuk Virus Corona baru, saat ini menjadi pandemi global. Di Tanah Air, terjadi peningkatan kasus dan pemerintah tengah menggelar rapid test untuk mempercepat penanganannya.
Apa yang bisa dilakukan oleh kita sebagai warga negara adalah mematuhi aturan jaga jarak atau social distancing. Yaitu tidak berdiri berdekatan atau berhimpitan, tidak keluar rumah kecuali berbelanja bahan kebutuhan pokok atau berobat.
Dalam langkah memberikan dukungan kepada pemerintah untuk mengendalikan penyebaran virus COVID-19, Waze--sebuah aplikasi navigasi berbasis komunitas--telah menambahkan titik-titik pusat pemeriksaan medis dan rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia pada petanya.
Bila harus mengemudi keluar rumah atau berada di jalan raya, pengguna Waze kini bisa memasukkan kata kunci "COVID", "covid", "coronavirus", "corona virus", atau "rumah sakit corona" bila membutuhkan informasi arah untuk menemukan lokasi-lokasi pusat pemeriksaan terdekat.
Dan secara global, Waze juga menambahkan situasi jalan raya, seperti penutupan jalan, pusat pemeriksaan medis, dan fitur pengingat pop-up terkait, yang didukung komunitas Map Editor.
"Waze berkomitmen untuk membantu para pengemudi agar tetap aman selama COVID-19 masih mewabah, dengan memberikan informasi akurat dan up-to-date mengenai lokasi penutupan jalan, perawatan, dan pemeriksaan kesehatan terkait," demikian papar
Marlin R. Siahaan, Country Manager Waze Indonesia dalam pernyataan tertulisnya sebagaimana diterima Suara.com.
"Jika pengguna Waze mengalami demam, batuk, sakit tenggorokan, kelelahan, dan sesak napas sebagai bagian dari beberapa gejala Coronavirus Disease, mereka sangat disarankan untuk melakukan prosedur pemeriksaan di rumah sakit terdekat, yang dapat mereka temukan lokasinya di Waze," imbuh Marlin R Siahaan.
Catatan dari Redaksi:
Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain, sekitar 1,5 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali keperluan berbelanja atau berobat. Bersama-sama, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau COVID-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19
Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119
Baca Juga: Best 5 Otomotif Pagi: Ultah Putra Nagita Slavina, Pabrik Mobil Bikin Masker
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran