Suara.com - Industri otomotif menjadi sektor yang turut merasakan dampak dari pandemi Coronavirus Disease atau COVID-19. Namun, bersama-sama atau secara mandiri, para pabrikan segera bangkit dan menyimak kebutuhan dunia saat ini.
Jawabnya adalah alkes atau alat kesehatan, termasuk masker, hand sanitizer, ventilator, dan hazmat (hazardous material) suit atau pakaian dekontaminasi yang makin hari tergolong langka di pasaran.
Renault, pabrikan mobil asal Prancis yang memiliki pabrik di Spanyol mulai mengaplikasikan penggunaan printer 3D untuk memproduksi alat pelindung diri berupa visor medis. Uniknya, pengerjaannya tidak dilakukan di lokasi kerja yang kini tengah ditutup karena keputusan lockdown dari pemerintah serta penerapan aturan physical distancing dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Jadi, dengan program WFH atau Working From Home, pengerjaan bisa terus berlangsung.
Pabrik itu meminta para pegawainya mengerjakan di rumah. Dan nantinya, akan ada produksi perlengkapan medis lainnya menyusul untuk dikerjakan.
Langkah ini dilakukan Renault agar bisa meningkatkan produksi peralatan medis termasuk alat ventilator saat ini baru bisa dibuat dalam jumlah kecil. Sedangkan di Spanyol sendiri, alkes satu ini sangat terbatas.
"Karyawan yang dikirim pulang karena penutupan pabrik telah membuat sekitar 50 masker, kemudian diselesaikan dengan memasukkan lembaran asetat sebagai pelindung wajah," jelas perusahaan itu, seperti dikutip dari Reuters.
Sementara pabrikan mobil Prancis lainnya, Peugeot Société Anonyme atau PSA mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Air Liquide untuk mencari cara agar bisa membantu meningkatkan produksi ventilator.
Sebelumnya seperti dilansir laman Automotive News, Volkswagen Group saat ini tengah mengeksplorasi produksi ventilator, menggunakan teknologi 3D printing.
Pabrikan otomotif asal Jerman itu mengumpulkan gugus tugas untuk mempelajari 3D printing dalam membantu pembuatan ventilator rumah sakit, dan alat kesehatan atau alkes lainnya.
Baca Juga: Umumkan Lockdown, Perdana Menteri India Ibaratkan Epik Ramayana
"Peralatan medis adalah bidang baru bagi kami. Tetapi segera setelah kami memahami persyaratan, dan menerima cetak biru, kami dapat memulainya," kata Volkswagen beberapa waktu lalu.
Selain itu, BMW juga menjadi salah satu pabrikan yang aktif melahirkan ide untuk urusan kemanusian.
Lainnya, mulai Ford, SAIC-Wuling, General Motors, Tesla, serta BYD juga beramai-ramai banting setir untuk memproduksi perangkat pendukung bagi para pekerja di garis depan penanganan medis COVID-19 serta para pasien.
Catatan Redaksi:
Mari ikut terlibat dalam gerakan global menahan laju pandemi COVID-19 dengan cara bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 1,5 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Bersama-sama, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau COVID-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19
Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya