Suara.com - Produsen otomotif terus berbenah dalam memasarkan produk-produk unggulannya kepada calon konsumen. Salah satunya dengan kiat meninggalkan cara konvensional. Gantinya adalah penjualan online.
Cara baru ini ini cukup marak, dan apakah lambat laun akan mengikis pekerjaan para tenaga penjual atau sales?
Menanggapi hal ini, Digital Marketing Manager DFSK Indonesia, Angga Adhikresna mengatakan, tenaga penjual sejauh ini masih tetap diperlukan.
"Hilang sih tidak, tapi kalau menurut kami akan pindah platform. Namun hal ini masih lama lah menurut kami. Soalnya kalau kita lihat di negara-negara berkembang lain juga masih tetap butuh sales," ujar Angga Adhikresna, dalam bincang virtual bersama awak media, baru-baru ini.
Lebih lanjut, Angga Adhikresna menambahkan, saat ini pemasaran mobil melalui platform digital memang sangat efektif. Karena konsumen akan menggali informasi produk seperti review kelebihan atau kekurangan dari produk yang mereka minati.
"Biasanya generasi milenial itu percaya dari informasi yang mereka dapat. Tapi tetap ada juga yang setelah mereka lihat review mereka biasanya datang ke dealer ngecek mobilnya dan lakukan tes drive baru beli," kata Angga Adhikresna.
Peralihan konsumen juga pernah diungkap oleh iCar Asia. Melalui data yang dipaparkan setiap bulannya terdapat 6 juta orang yang mengunjungi situsnya, dan ada sedikit irisan audiensi yaitu sekitar 20 persen menurut Similar Web.
Jumlah ini menjadi peluang besar terus tumbuhnya sistem jual beli online di Tanah Air yang memudahkan konsumen mendapatkan mobil dengan cara mudah tanpa harus mendatangi dealer.
Baca Juga: Jadwal KA Prameks Dikurangi Mulai 20 April, Tinggal 8 yang Beroperasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Desain Mirip Vario 160 Tapi Lebih Canggih, Skuter Matic Ini Cukup Menggoda dan Layak Dibeli
-
5 Daftar Motor 'Haus Bensin' Ini Sering Bikin Pemiliknya Nyesel Meski Harganya Menggoda
-
Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di Perkotaan
-
Mitsubishi Pajero Sport Dapat Cashback Rp 10 Juta saat Harga Solar Melambung
-
Honda Super Cub Edisi Hello Kitty, Bedah Perbedaan dari Versi Standar yang Bisa Jadi Inspirasi Modif
-
Wuling Daftarkan Air EV Versi Empat Pintu Ramaikan Segmen Mobil Listrik Murah
-
Suzuki Rilis 'Baby Jimny' dengan Tampilan Lebih Gahar dan Fitur Semakin Lengkap
-
Ternyata Banyak Pengguna New Veloz Hybrid yang Masih Takut Kesetrum
-
Terpopuler: Harga Tunggangan Prabowo di Paris, 5 Motor Jarak Jauh Paling Irit
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah