Suara.com - Kasus kerusakan komponen mobil akibat gigitan tikus bukan lagi hal baru, tetapi yang menjadi pertanyaan, apakah garansi mobil tetap berlaku bila terjadi kerusakan akibat serangan tikus?
Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Boediarto menjelaskan tidak tersedia garansi karena kasus serangan tikus masih dalam skala kecil.
"Berapa banyak kasusnya, karena kalau skala di Indonesia tidak terlalu besar. Terlebih lagi soal garansi, ini sudah cukup jelas kalau eksternal part of seperti ini (serangan tikus) bukan dari kualitas produknya. Jadi tidak di-cover," jelas Boediarto, di Jakarta, baru-baru ini.
Boediarto menyarankan, kalau bisa sebaiknya diperbaiki. Tetapi kalau sudah ada kerusakan major seperti ada kabel yang kepotong itu menyambungnya butuh skill dan teknis tersendiri.
"Karena kabel itu ada ukurannya, 1 mili diganti 3 mili tidak boleh. Apalagi sekarang zamannya sudah elektronik, pengiriman sinyalnya bisa beda," jelas dia.
Di Amerika Serikat, permasalahan kabel mobil digigit tikus menjadi hal serius. Tahun 2016 pernah ada yang menggugat Toyota agar perusahaan asal Jepang tersebut menerima klaim atas kerusakan mobil karena gigitan tikus.
Banyak hal telah dilakukan untuk mencegah tikus masuk ke dalam kap mobil dan menggerogoti kabel maupun kawat di dalamnya. Masalah yang ditimbulkan juga beragam mulai dari mobil yang tidak mau distarter, lampu tanda check engine menyala, sampai mobil jadi tidak bertenaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor