Suara.com - Ford Motor Company memutuskan untuk menghentikan aktivitas pabriknya di Kansas City Assembly Plant, Claycomo, Missouri, Amerika Serikat, pada Selasa (26/5/2020). Adapun penyebabnya, sebagaimana dikutip dari The Detroit Free Press adalah seorang karyawan dinyatakan positif Covid-19. Padahal, perusahaan ini baru memulai produksinya kembali pada 18 Mei 2020.
Lewat pembicaraan per telepon, seorang pejabat serikat pekerja otomotif, Union Auto Workers (UAW) mengkonfirmasi kabar itu adalah benar.
"Keamanan tenaga kerja kami adalah prioritas utama. Bersama UAW dan pakar penyakit menular serta epidemiologi, kami kembangkan standar keselamatan untuk melindungi tenaga kerja kami. Secara protokol kami membersihkan dan mendisinfeksi lingkungan. Termasuk area kerja, peralatan, dan jalur yang diambil karyawan saat berada di pabrik hari ini. Kami menghentikan produksi di pabrik perakitan Kota Kansas unit Ford Transit Van sampai area benar-benar bersih. Juga memberi tahu orang-orang yang kontak dengan karyawan ini, dan meminta agar mereka melakukan karantina mandiri selama 14 hari," demikian pengumuman resmi perusahaan.
Kelli Felker, manajer global produksi dan komunikasi tenaga kerja Ford, mengatakan kepada The Detroit Free Press bahwa hanya pabrik Transit Van yang terpengaruh. Produksi pickup Ford F-150 tidak terganggu.
Saat Ford Motor Company memulai kembali aktivitasnya pada 18 Mei 2020, perusahaan ini telah dua kali menutup Chicago Assembly Plant karena masalah yang berkaitan dengan Covid-19 di pabrik dan melibatkan pemasok. Sektor ini memproduksi Ford Explorer, Police Interceptor SUV, dan Lincoln Aviator.
Lantas karyawan Dearborn Truck Plant, bagian pembuatan Ford F-150 juga sempat diminta pulang lebih awal akibat kekhawatiran infeksi Covid-19 di antara para pekerja. Restart jalur perakitan juga terjadi pada 20 Mei 2020, karena terkait protokol kebersihan yang dilakukan di antara shift.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Baca Juga: McLaren Terkena Badai Corona, Ini 7 Driver F1 Keren Timnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga