Suara.com - Toyota minta pemerintah untuk menghapus beberapa pajak untuk mendorong masyarakat membeli mobil agar industri otomotif bisa menggeliat kembali di tengah krisis ekonomi akibat wabah Covid-19 saat ini.
Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam mengatakan bahwa penghapusan pajak saat ini diperlukan sebagai stimulus untuk pasar omotif Indonesia.
"Pemerintah misalnya menghapus pajak progresif agar orang bisa tertarik beli mobil lagi, sehingga permintaan mobil meningkat," kata Bob dalam sebuah diskusi online Jumat (26/6/2020).
Selain itu ia menganjurkan pemerintah mengurangi pajak PPh21 hingga di atas 30 persen sehingga stimulus ekonomi benar-benar dirasakan oleh para pabrikan kendaraan bermotor di Indonesia.
Sebelumnya TMMIN memperkirakan bahwa penjualan mobil di Indonesia pada 2020 akan turun hingga 40 persen. TMMIN juga memperkirakan bahwa ekspor Toyota juga berkurang hingga 40 persen akibat wabah Covid-19.
Penjualan mobil di Indonesia pada 2019 lalu mencapai 1,03 juta unit. Sementara ekspor mobil Toyota pada tahun lalu mencapai 208.000 unit.
Berita Terkait
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
-
Daftar Harga Mobil Sedan Toyota April 2026, Mana yang Paling Murah?
-
Toyota Hadirkan Konversi Hilux Rangga untuk Kebutuhan Bisnis di GIICOMVEC 2026
-
5 Model Innova Bekas Tahun Muda Layak Beli di 2026, Harganya Bersahabat
-
Aksi Gemilang Jordan Johan Harumkan Nama Indonesia di Sirkuit Autopolis Jepang Bersama Tim TGRI
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Kenali 5 Tanda Radiator Mobil Tersumbat, Bikin Mesin Cepat Panas
-
5 Rekomendasi Motor Yamaha yang Irit Bensin, Bisa Tempuh hingga 70 Km Per Liter
-
Terpopuler: 7 Motor Listrik Fast Charging Jarak Tempuh Terjauh, Cara Hitung Hari Baik Beli Motor
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi? Ini Aturan Hukum di Indonesia
-
7 Pilihan Sepeda Listrik Lipat Fast Charging yang Bisa Masuk KRL, Praktis dan Awet
-
Strategi JETOUR Ekspansi Pasar Otomotif Tanah Air Lewat Jajaran Poduk SUV
-
Prabowo Ingin Indonesia Punya Produsen Otomotif Kelas Dunia
-
Prabowo Pastikan Indonesia Beri Kejutan Lewat Industri Kendaraan Listrik
-
Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Sedan Listrik Buatan Indonesia pada 2028
-
Khusus Pemobil Pemula, Ini Rahasia Kaki Kiri dan Kanan Menaklukkan Jalan Menanjak