- PT Toyota Astra Motor meluncurkan New GR Yaris di Jakarta pada 25 Mei 2026 dengan peningkatan performa berkendara.
- Pembaruan difokuskan pada optimalisasi handling dan stabilitas melalui modifikasi lingkar kemudi, sistem pengereman, serta Electric Power Steering.
- Pengembangan teknis sektor kaki-kaki menggunakan ban dan suspensi khusus untuk memastikan kendali optimal di lintasan maupun jalan raya.
Suara.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) membawa pembaruan signifikan pada New GR Yaris. Hot hatch yang lahir dari lintasan balap ini mendapatkan penyempurnaan mendalam pada sisi handling serta stabilitas untuk memuaskan para pecinta kecepatan di berbagai kota besar Indonesia.
Marketing Director PT TAM Bansar Maduma menjelaskan, GR Yaris lahir melalui visi menghadirkan ever-better motorsports-bred cars yang dikembangkan menggunakan metode reverse engineering. GR membangun kendaraan rally yang cocok untuk kebutuhan motorsport dan kemudian disesuaikan lebih lanjut untuk versi produksi massal supaya tetap dapat dipakai setiap hari.
"Sejalan semangat continuous improvement, mobil ini kembali mendapatkan beberapa sentuhan yang masukannya berasal dari pengalaman di dunia balap berbagai belahan dunia," ungkap Bansar, di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Perubahan paling mencolok terlihat pada desain lingkar kemudi yang kini memiliki diameter lebih kecil. Desain ini memungkinkan pengemudi melakukan pergerakan tangan lebih lincah tanpa harus mengubah posisi genggaman secara ekstrem. Selain itu posisi tuas rem parkir dibuat lebih dekat ke kemudi dan diposisikan lebih tegak meniru spesifikasi World Rally Championship WRC demi kecepatan reaksi saat bermanuver.
Sektor teknis juga tidak luput dari perhatian lewat penyempurnaan Electric Power Steering EPS. Toyota melakukan modifikasi software dan komponen tertentu agar EPS tetap berfungsi maksimal meskipun mengalami tekanan kerja yang berat di lintasan balap namun tetap terasa halus saat digunakan di jalan raya. Kehadiran fitur pemanas pada kursi serta setir turut menambah kenyamanan pengemudi dalam berbagai kondisi.
Pada bagian kaki-kaki Toyota mengembangkan ban baru dengan struktur internal dan kompon karet khusus yang sudah disesuaikan dengan standar Indonesia. Ban ini bekerja sinergis dengan shock absorber depan dan belakang yang telah dioptimalkan karakteristik peredamannya. Langkah tersebut memastikan New GR Yaris tetap stabil dan memiliki kontrol tinggi saat dipacu maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet
-
Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?
-
Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal