Suara.com - Penjual mobil bekas atau mobkas biasanya memiliki kriteria khusus untuk membeli mobil dari konsumen. Antara lain bukan mobil bekas banjir dan tabrakan. Kemudian tak kalah penting adalah usia mobil, yang menjadi tolok ukur jual beli mobil second hand.
Platform jual beli mobil bekas, Carro Automall misalnya, sengaja membatasi usia mobil tidak lebih dari tujuh tahun.
"Dari umur, kami mencoba tidak lebih dari tujuh tahun. Alasannya, di atas umur itu, biaya perawatan ke depannya semakin mahal bagi konsumen. Jadi kami berpikir untuk tidak membeli mobil yang terlalu tua," jelas Aditya Maulana, CO-Founder Carro Automall, saat bincang virtual bersama awak media.
Kendati demikian, disampaikan Aditya Maulana, bukan pihaknya tidak menyukai mobil tua. Namun akan sulit mematok harga terhadap konsumen.
"Saya sih ingin, akan tetapi semakin tua semakin susah saya assest (perhitungkan) harganya. Ini sebenarnya pasar yang terlalu segmented. Bukan jadi target Carro Automall," terangnya.
Dalam membeli mobil bekas, Carro Automall memiliki beberapa kriteria sebagai mobil layak dibeli. Beberapa di antaranya adalah bebas tabrak, bebas banjir, dokumen harus lengkap, bebas masalah. Itulah sederet persyaratan paling mendasar.
Dari segi mileage, Aditya Maulana memastikan tidak diputar-putar dan jumlah mileage-nya di bawah standar rata-rata.
"Average kami adalah 20 ribu satu tahun. Jadi kalau mobil 2 tahun, mileage-nya di bawah 40 ribu km," kata Aditya Maulana.
Baca Juga: Masa New Normal, Pasar Mobil Bekas Diprediksi Ada Peningkatan
Selain itu, terdapat 150 poin inspeksi yang harus dilewati mobil second hand. Dan bila sukses melewati tahapan ini, kendaraan terpilih akan direkondisi.
"Jadi buat konsumen, kami pastikan mobil siap dipakai. Di internal kami bilang itu Grade A atau A-. Ini mobil yang kami jual ke konsumen," tegas Aditya Maulana.
Berita Terkait
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah
-
Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi