Suara.com - Grup produsen motor asal Italia, Piaggio dikabarkan mendapat pinjaman dana sebesar 60 juta dolar AS atau sekitar 863 miliar rupiah.
Pemilik merek motor Aprilia, Moto Guzzi, dan Vespa, ini akan menggunakan dana tersebut dalam penelitian dan pengembangan teknologi inovatif dan solusi produk.
Dilansir dari Rideapart, sektor yang bakal digarap meliputi keselamatan dan keberlanjutan aktif dan pasif (termasuk pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi mesin), yang bertujuan untuk memperkuat jajaran produk skuter, sepeda motor dan kendaraan komersial.
Pinjaman ini tidak menunjukkan bahwa Piaggio dalam kesulitan keuangan. Banca MPS dan Cassa Depositi e Prestiti, pihak yang menjamin pinjaman, menegaskan bahwa niat mereka adalah untuk membantu perusahaan melanjutkan bisnis reguler setelah efek lockdown virus corona.
Italia terpukul keras, dengan Piaggio dipaksa oleh pemerintah setempat untuk tutup pada 22 Maret 2020. Bisnis telah dimulai kembali, dan tampaknya mereka ingin menebus waktu yang terbuang.
Nama Piaggio sebenarnya termasuk dalam kekuatan yang harus diperhitungkan di dunia roda dua (dan tiga). Mereka jelas sudah memiliki tim R&D yang kuat, dan investasi ini hanya akan memmemperkuat mereka.
Saat ini Piaggio mampu membuat dari motor sport kelas atas hingga skuter Vespa. Diduga dana ini akan digunakan untuk riset teknologi yang lebih mutkahir dibandingkan dengan teknologi yang sudah ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah