Suara.com - Pelarangan penggunaan motor di Eropa masih berlanjut. Setelah sebelumnya beberapa kota di Austria disterilkan dari si kuda besi, kebijakan serupa tengah diwacanakan di Swiss.
Dilansir dari Visordown, kebijakan ini didengungkan oleh Gabriela Suter yang merupakan anggota Partai Sosial Demokrat Swiss.
Ia berujar bahwa motor di yang mempunyai kebisingan di atas 95 dB akan dilarang melintas di Tyrol.
“Motor yang kebisingan parkirnya melebihi 95 desibel akan dilarang pada rute perjalanan populer di Tyrol mulai 10 Juni 2020. Ini merupakan reaksi terhadap polusi suara yang disebabkan oleh sepeda motor yang bising." ujarnya.
"Khususnya pada akhir pekan musim panas, suara 'ledakan' saat arus lalu lintas sepeda motor berkecepatan tinggi merupakan gangguan ketenangan di Pegunungan Alpen," imbuhnya.
“ Kebisingan terlalu mempengaruhi orang dan alam. Berbagai proposal di Parlemen sejauh ini gagal karena argumen bahwa tingkat kebisingan harus sesuai arahan Uni Eropa agar tidak membahayakan perjanjian transportasi darat dengan UE. Saat ini larangan mengemudi di Tyrol jelas dimungkinkan sesuai dengan UE, sepeda motor dengan tingkat parkir lebih dari 95 dB / A juga tidak boleh lagi mengemudi di Swiss,” tuturnya.
Rencana pelarangan itu jelas mendapat kritik dari komunitas sepeda motor Swiss, termasuk dari salah satu anggota parlemen, Walter Wobmann, yang juga merupakan presiden pusat Federasi Pengendara Sepeda Motor di Swiss.
Ia menyerukan agar pengendara sepeda motor untuk 'berdiri bersama' menentang rencana tersebut.
“Kita semua harus melawan. Setiap orang yang tertarik pada sepeda motor harus berdiri bersama di semua batas partai. Bagaimanapun, aku akan bertarung dengan sekuat tenaga," kata Wobmann.
Baca Juga: Merinding! Viral Video Ular Piton Sembunyi di Motor, Digelitik Ogah Keluar
"Jika semua orang berdiri bersama, kita bisa menang. Waktu berikutnya akan menentukan! Anda benar-benar kalah hanya jika Anda tidak bertarung. Itu prinsip saya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta