Suara.com - Departemen Transportasi Inggris mengungkapkan bahwa pandemi COVID-19 menghadirkan peluang mempercepat pengembangan kendaraan ramah lingkungan.
Dalam sebuah pidato bertema Low Carbon Vehicle Partnership (LowCVP), Sekretaris Transportasi Inggris, Grant Shapps menyampaikan bahwa COVID-19 telah memberi pihaknya kesempatan unik untuk memikirkan kembali cara masyarakat bepergian. Hal ini mempercepat pengembangan teknologi ramah lingkungan.
"Coronavirus telah mengubah kita, sama seperti telah mengubah dunia kita," kata Grant Shapps, dikutip dari Autocar.
Ia menambahkan, revolusi transportasi ramah lingkungan yang telah dibahas selama bertahun-tahun saat ini benar-benar terjadi. Bahkan pemerintah telah mengucurkan dana yang tidak sedikit agar masyarakat lebih memilih bersepeda dan menghindari transportasi umum.
Selain itu, ada juga kesempatan untuk melakukan revisi terkait aturan mobil ramah lingkungan. Menurut Grant Shapps, generasi sekarang inilah yang akan mendorong bertransisi dari penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil ke transportasi nol karbon. Di antaranya adalah mobil listrik.
"Dalam beberapa bulan ke depan, pemerintah akan memberikan dukungan penuh untuk mencapai tujuan nol emisi. Selain membangun infrastruktur, kami juga berinvestasi dalam transportasi modern," ungkap Grant Shapps.
Britania Raya mentargetkan udara bersih atau nol emisi pada 2050. Sementara para aktivis iklim memperingatkan bahwa tenggat waktu 2040 sudah terlambat jika ingin serius mencapai tujuan itu.
Kondisi mesti segera tercapainya era bebas polusi itulah yang membuat para aktivis mendorong Britania Raya untuk bergerak lebih cepat. Caranya dengan menurunkan target ke 2030.
Sementara itu, aliansi perdagangan mobil Britania Raya berpendapat bahwa batas waktu 2035 tidak realistis, dan permintaan konsumen untuk kendaraan alternatif belum bisa terpenuhi. Dampaknya akan terasa pada penjualan kendaraan baru.
Baca Juga: Menaikkan Pajak Mobil BBM Dianggap Cara Ampuh Beralih ke Mobil Listrik
Namun di saat ini, Sadiq Khan, Wali Kota London telah menyediakan zona khusus bagi mobil dan sepeda motor yang menggunakan bahan bakar konvensional yaitu Bahan Bakar Minyak Bumi atau BBM. Aturan ini memperbolehkan warga London berpenghasilan kurang dan para difabel menggunakan kendaraan berusia tua atau buatan lama.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Tag
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
-
Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan
-
Kulkas Mini Berapa Watt? Ini 3 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Ramah Lingkungan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Mengamuk di Jepang! Pembuktian Buasnya Mesin CBR Series Bawa AHRT Borong Podium ARRC Motegi
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya
-
Garansi Motor Yamaha Langsung Gugur saat Modifikasi Dua Bagian Ini
-
Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung
-
Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano
-
Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan
-
Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat
-
Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China