Suara.com - Setiap kendaraan baik mobil atau motor pasti memiliki pelat nomor yang berbeda-beda. Hal ini difungsikan sebagai identitas pemilik kendaraan serta informasi pembayaran pajak.
Biasanya data pelat nomor sudah dicatat dalam perekaman di samsat masing-masing daerah. Data tersebut berisi informasi nama pemilik kendaraan, jenis kendaraan ataupun yang lainnya.
Namun bagaimana jika kalian menemui sebuah kasus di mana kendaraan yang ditemui di jalan memiliki pelat nomor yang sama?
Seperti kasus yang menimpa warganet satu ini. Viral di media sosial, seorang pemilik mobil Kijang Innova curhat mengenai pelat nomor mobil Toyota Camry sama dengan miliknya.
"Mohon utk siapapun pemilik mobil tsb agar diingatkan utk segera mengganti Nopol yg seharusnya.." tulis akun Irwan Ajieeb.
"Saya Sebagai pemilik nopol yg terdaftar merasa dirugikan.. Mobil tsb tadi parkir di Halaman MM Hukum Undip.." tambahnya.
Akun bernama Irwan Ajieeb ini membagikan potret perbandingan pelat nomor Toyota Camry dengan data yang ada di samsat.
Gambar pertama memperlihatkan sebuah mobil Toyota Camry dengan nopol H 471 terparkir di parkiran.
Sedangkan gambar kedua memperlihatkan data samsat dengan pelat nomor yang sama. Tercatat dalam data samsat, jenis kendaraannya berupa Toyota Kijang Innova berwarna silver metalik.
Baca Juga: Mobil Pelat Nomor COVID19, Sudah Parkir Sebelum Pandemi di Australia
Hal ini menimbulkan kebingungan buat pemilik mobil tersebut. Ia merasa dirugikan karena adanya pelat nomor yang sama dipakai kendaraan lain.
Insiden ini pun membuat warganet mempertanyakan pelat nomor yang sama tersebut.
"Numpak e camry nomere jebol palsu mesake sing tuku nomer larang welasan juta (Naiknya Camry pelatnya ternyata palsu. Kasian yang beli nomor belasan juta)." cuit @Agung Cutez.
"Yang penting punya anda sesuai dg samsat.. masalah yg buat2 nopol palsu urusan mreka sendiri.. toh juga mobilnya beda.. menurut sy sih gitu." tulis @Eristya Surya Artha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya