Suara.com - Co-director New Weather Institute, Andrew Simms dalam penelitiannya mengungkapkan bahwa carmaker di Britania Raya telah mempromosikan kendaraan mereka secara tidak proporsional. Yaitu untuk produk kategori Sport Utility Vehicle (SUV), yang dianggap menghasilkan polusi yang lebih besar.
Menurut Andrew Simms, ketersediaan SUV di pasar saat ini mencapai empat dari 10 unit mobil baru yang dijual di Britania Raya. Sedangkan kendaraan ramah lingkungan hanya kurang dari dua dalam skala per 100 unit mobil.
"Selain itu lebih dari 150.000 mobil baru yang dijual di Inggris tahun lalu terlalu besar dari sudut dimensi, untuk muat di tempat parkir standar," jelasnya, seperti dikutip dari The Independent.
Dalam studi yang dilakukannya, Andrew Simms mengatakan rata-rata emisi mobil baru yang dijual di Britania Raya meningkat pada 2019. Peningkatan emisi terjadi selama empat tahun berturut-turut, seiring meningkatnya penjualan SUV.
"Kita semua mengakhiri iklan tembakau ketika memahami ancaman rokok terhadap kesehatan. Sekarang kita tahu kesehatan manusia dan kerusakan iklim yang diakibatkan oleh polusi mobil. Sekarang saatnya untuk berhenti memasang iklan yang memperparah masalah," tegas Andrew Simms.
Ia menambahkan, di tengah situasi pandemi COVID-19, masyarakat membutuhkan udara bersih dan perlu lebih banyak ruang terbuka hijau di jalan-jalan kota.
Sementara itu, Juru Kampanye di Possible, Robbie Gillett mengatakan, jutaan manusia berusaha mengurangi jejak karbon sebagai langkah mengatasi krisis iklim. Namun industri periklanan secara agresif memasarkan kendaraan yang sangat berpolusi.
"Banyak di antara produk-produk ini secara harfiah terlalu besar dimensinya untuk digunakan di jalan-jalan seantero Britania Raya. Iklan yang menyesatkan menjanjikan kita kebebasan. Tetapi kenyataannya justru menimbulkan kemacetan lalu lintas, polusi udara, dan meningkatkan emisi karbon dari transportasi yang melintasi ruas jalan," tutup Robbie Gillett.
Baca Juga: Skoda Enyaq iV Bakal Segera Ramaikan Pasar SUV Bertenaga Listrik
Berita Terkait
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta