Suara.com - Jalan kampung identik dengan akses yang sempit dan kadang mobil pun dibikin susah melintas jalan tersebut.
Namun apa jadinya jika jalan kampung justru dibikin portal yang bikin geleng-geleng kepala seperti yang satu ini.
Viral di media sosial, potret sebuah jalan kampung dibikin portal berupa pagar beton. Portal tersebut menutup akses untuk pengguna jalan.
Potret ini dibagikan oleh akun Facebook Heri Rebbin. Ia pun membeberkan lokasi jalan kampung yang dibeton ini berada di Dukuh Ngledok, Desa Gading, Kecamatan Tanon, Sragen, Jawa Tengah.
Terlihat pagar beton tersebut menutup seluruh akses pengguna jalan. Jadi, pengguna jalan yang akan melintas jalur ini dipastikan harus berbalik arah.
"Lha kok ISO ngono kui piye critane... (Lho kok bisa begitu, gimana ceritanya..)" cuit @Danang Suseno.
"Enten nopo kok di tutup mas? (Ada apa kok ditutup mas?) " tulis @Huda Nafis.
Salah satu warganet di kolom komentar pun memberikan klarifikasi terkait masalah penutupan jalan ini.
Menurut keterangan dari seorang yang diduga petinggi desa membeberkan alasan kenapa jalan tersebut ditutup dengan pagar beton.
Baca Juga: Truk Militer Bersenjata Meriam Terparkir Berjejer di Jalanan, Ada Apa Nih?
Jalan tersebut merupakan jalan alternatif melewati tanah pekarangan warga. Jadi, jalan tersebut dibuat tidak seizin dengan pemilik lahan tersebut.
Oleh karenanya, pemilik lahan menutup jalan tersebut menggunakan pagar beton agar jalan itu tidak bisa dilaluinya.
Penutupan ini juga sudah dapat izin dari petinggi desa tersebut. Jadi, untuk warga sekitar sudah tidak bisa melewati jalan alternatif ini.
Petinggi desa pun menyarankan untuk melintas jalan di jalur utama saja, tidak melewati jalur alternatif ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?