Suara.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) telah meluncurkan Yamaha WR 155R untuk mengisi segmen off road pada akhir 2019. Namun apa alasan produsen otomotif berlogo garpu tala ini baru menghadirkan model off road di Indonesia?
Seperti diketahui, segmen ini sudah lama di isi oleh Kawasaki KLX 150 dan Honda CRF150. Menanggapi hal ini Manager Public Relation PT YIMM, Anton Widiantoro mengakui bila telah terjadi peningkatan pasar di segmen off road.
"Kita lihat sampai tahun lalu minat perkembangan market off road terus meningkat," ujar Anton, di sela bincang virtual bersama awak media, Jumat (14 Agustus 2020).
Anton menambahkan, faktor geografis Indonesia menjadi pendorong kenapa model off road berkembang. Selain itu bila tadinya sekedar masalah geografis sekarang lebih ke arah show off.
"Dulu mungkin adanya sedikit lebih pada hoby. Sekarang perkembangannya cukup banyak. Jadi memang demand-nya terus meningkat," ungkap Anton.
Terakhir sambung Anton, dari sisi bisnis model off road juga mulai dibutuhkan. Semisal instansi tertentu ada yang memang membutuhkan model off road untuk menunjang pekerjaan.
"Dari banyaknya kebutuhan konsumen, Yamaha mencoba untuk bisa emmenuhi kebutuhan itu. Jadi kita harapkan bisa memenuhi kebutuhan tadi," kata Anton.
Yamaha WR 155 R dibekali dengan jenis mesin Liquid cooled, 4 langkah berteknologi VVA dengan kapasitas 155 cc. Motor ini memiliki rasio kompresi 11,6 : 1 dengan diameter x langkah 58,0 x 58,7 mm.
Mesin yang dimiliki Yamaha WR 155 R dapat menghasilkan daya maksimal sebesar 12,3 kW pada 10.000 rpm. Sedangkan, torsi maksimalnya sebesar 14,3 Nm pada 6.500 rpm.
Baca Juga: Pasar Kelas 250cc Potensial, Yamaha Masih Andalkan R25
Berita Terkait
-
Merayakan Lombok bersama Maxi Tour Boemi Nusantara
-
BMW Siapkan SUV Off-Road Penantang Langsung Range Rover
-
5 Mobil Tangguh untuk Libas Medan Sulit dan Berlumpur, Harga Tak Sampai Rp8 M!
-
4 Rekomendasi Sepeda MTB Terbaik 2026 untuk Petualangan di Medan Off-Road
-
5 Motor Trail Murah untuk Hobi Off-Road Maupun Tunggangan Harian di Pegunungan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?