Suara.com - Rem parkir atau yang juga sering disebut rem tangan adalah salah satu komponen yang selalu ada di setiap unit mobil. Namun, belum banyak yang tahu jika rem terebut dapat memberikan efek negatif jika digunakan terlalu lama.
Rem tangan merupakan komponen yang memiliki pengaruh besar dalam keselamatan. Fungsinya yaitu menahan laju kendaraan dan memastikan mobil terkunci pasa saat mesin mati.
Komponen itu ditandai dengan sebuah tuas yang biasanya diletakkan di dekat tuas transmisi atau di sela antara penumpang bagian depan dan sopir.
Jika tuas tersebut ditarik, otomatis rem belakang akan aktif dan mobil tidak akan bergerak. Jadi tidak ada ceritanya, mobil bisa maju atau mundur sendiri saat mesin mati dan tanpa pengendara.
Belum banyak yang tahu jika rem parkir yang digunakan terlalu lama bisa memberikan efek negatif, yaitu lepasnya kampas rem dari pelat atau besi tumpuannya.
Kejadian apes kampas rem lepas biasanya terjadi untuk kendaraan yang mengusung sistem rem tromol, bukan rem cakram.
Saat rem parkir aktif, kampas rem akan menempel pada tromol dan kalau dibiarkan terlalu lama kampas rem tromol bisa lengket kemudian lepas dari tumpuannya. Kondisi tersebut bisa makin parah, apalahi jika rem masih dalam kondisi basah.
Nah, biar tak kena apes karena kejadian itu, pengendara harus pandai menggunakan rem tangan sebagai mana mestinya.
Gunakan rem tangan pada saat berhenti di lampu merah, tidak hanya saat memarkir mobil. Sebelum itu, pastikan jika rem parkir telah ditarik dengan sempurna.
Baca Juga: Begini Jadinya Saat Sepeda Motor Disulap Jadi Ekskavator, Kreatif Abis!
Sebagai tambahan, alangkah lebih baik menggunakan bantuan pengganjal roda saat memarkir mobil di permukaan miring agar beban rem lebih ringan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta