Suara.com - Penyelenggara Grand Prix Formula One (F1) Vietnam mengumumkan pembatalan balap jet darat F1 karena alasan pandemi COVID-19. Ajang balap itu sedianya digelar pada 5 April lalu namun dibatalkan karena alasan yang sama.
Ajang balap Formula Satu Vietnam resmi dibatalkan
Pihak penyelenggara Grand Prix F1 Vietnam pada hari Jumat (16/10) menyatakan pembatalan tersebut disebabkan oleh pandemi COVID-19.
"Ini merupakan keputusan yang sangat sulit tetapi harus diambil, mengingat ketidakpastian yang terus berlanjut yang disebabkan oleh pandemi virus corona global," kata Grand Prix Corp Vietnam dalam sebuah pernyataan.
Pihak penyelenggara juga akan mengembalikan semua tiket yang terjual.
Kepala Eksekutif Vietnam Grand Prix Corp Le Ngoc Chi mengatakan pada hari Jumat (16/10) bahwa pembatalan muncul sebagai satu-satunya pilihan setelah mempertimbangkan alasan keselamatan.
Kementerian Kesehatan Vietnam mencatat lebih dari 1.110 kasus infeksi COVID-19 dengan 35 kasus kematian.
Sebelumnya, otoritas kota Hanoi mengatakan ajang balap F1 mungkin bisa digelar pada akhir November mendatang, jika negara ini dalam tiga bulan terakhir tidak menemui kasus transmisi domestik virus corona.
Tidak hanya Vietnam
Baca Juga: Valentino Rossi Positif Corona, Ini Dia Calon Pembalap Penggantinya
Awal musim Formula 1 pada Maret 2020 diundur ke bulan Juli akibat pandemi COVID-19.
Jumlah total balapan sebelumnyadipotong menjadi 17 dari rekor 22 balapan, dengan Vietnam menjadi tuan rumah ajang balap ke-13 dari kalender asli yang dihentikan tahun ini.
Pada bulan Juli lalu, Formula 1 telah membatalkan empat balapan di benua Amerika dan tiga seri di Eropa.
Selanjutnya pada bulan Agustus, Formula 1 juga membatalkan Grand Prix Cina, kemudian empat seri balapan lainnya, yaitu satu di Turki, dua di Bahrain, dan satu di Abu Dhabi. ha/hp (Reuters)
Berita Terkait
-
John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data
-
Vietnam Gemetar Hadapi Skuad Mewah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Media Vietnam Nyinyir Jelang Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Penuh Naturalisasi
-
Media Asing: Timnas Indonesia Patut Minder dengan Trio Naturalisasi Vietnam
-
Kiper Vietnam Keturunan Slovakia Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan