Suara.com - Siapa yang tak kenal dengan film Harry Potter. Film ini cukup dikenal dengan aktor Daniel Radcliffe yang kerap membawa sapu terbang.
Sapu terbang ini kerap dibawa sebagai transportasi untuk menjelajah dari suatu tempat ke tempat lain.
Memang sapu terbang ini mungkin hanya ada di film tersebut. Namun pernah kalian melihat sapu terbang yang mirip dengan di film tersebut di dunia nyata?
Ternyata hal tersebut bukan isapan jempol belaka. Sapu terbang kini bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Seperti dilansir dari Autoevolution, sapu terbang bernama Real Flying Broom kini bisa dinikmati oleh masyarakat.
Sapu terbang ini ternyata memiliki keunikan dibanding dengan yang ada di film Harry Potter. Sapu terbang ini menggunakan mesin listrik sebagai tenaga penggeraknya.
Sapu terbang dibuat oleh Nuvem ini mampu menjelajahi jalan-jalan di perkotaan. Namun sapu terbang ini tidak bisa terbang lho.
Alasan Nuvem membuat sapu terbang ini memang dikhususkan untuk masyarakat yang ingin tampil beda.
Sapu terbang ini sebetulnya terintegrasi dengan produk garapan Nuvem lainnya bernama Unicycle listrik.
Cara kerjanya pun cukup mudah. Untuk maju ke depan, penunggang cukup mencondongkan badan ke depan.
Baca Juga: Setelah Beroperasi 90 Tahun Lebih, Taman Hiburan di Jepang Ini Ditutup
Sedangkan untuk mengerem, pengemudi cukup mencondongkan badan ke belakang.
Nuvem menawarkan empat model sapu. Nuvem 1.0 untuk pemula, Nuvem 2.0 hadir dengan gagang kayu dan ekor yang indah, dibuat dalam warna coklat dan emas tradisional.
Nuvem 2.1 lebih aerodinamis dengan gagang yang sedikit lebih lurus, dan Nuvem 2.2 alias Silver Arrow dengan gagang perak metalik dan buntut yang keren dengan gradien emas ke perunggu.
Untuk memilikinya, kalian cukup merogoh kocek Rp 500 ribuan saja. Penjualan akan dimulai pada Maret 2021 mendatang.
Namun sayangnya belum ada informasi apakah ini akan dijual di Indonesia atau tidak. Jika dijual di Indonesia bakal laku keras nggak ya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Motor Termurah BMW Harganya Setara Yamaha NMAX
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
5 Pilihan Motor Matic Murah Siap Kuasai Tanjakan, Cocok Buat Mudik ke Pegunungan
-
Ini Jadi Pesaing Berat Yamaha Aerox 155, Mending Mana sama Viento 180? Harga Mirip!
-
Harga bak Langit dan Bumi: Inilah Pesaing Yamaha Grand Filano yang Lebih Murah Rp10 Juta
-
5 Fakta Bendera Indonesia Berkibar di WSSP: Aldi Satya Mahendra Naik Motor Apa?
-
Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri
-
Suzuki Swift Hybrid Sakura Edisi Spesial Tawarkan Kemewahan Khas Jepang Berpadu Teknologi Hybrid