Sedangkan kaki lain menekan pedal gas untuk bergerak maju. Kalau kamu masih pemula, jangan coba-coba untuk mengemudi di tanjakan, serahkan itu kepada yang sudah ahli. Karena ini beresiko.
4. Gunakan Rem Kaki untuk Tanjakan Tidak Terlalu Tinggi
Kalau mau melewati tanjakan yang tidak terlalu tinggi dan terpaksa harus berhenti, kita bisa gunakan rem kaki.
Ingat, penggunaan rem kaki hanya untuk tanjakan yang tidak terlalu tinggi. Kita bisa menggunakan kombinasi rem kaki dan kopling untuk berjalan kemudian.
5. Cara Mengemudi Mobil Automatic di Tanjakan
Khusus untuk pengguna mobil automatic, kamu bisa menggunakan rem tangan atau rem kaki untuk membuatmu selamat menaiki tanjakan. Hal ini karena ada perbedaan jenis persneling di mobil automatic. Ada mobil yang disertai dua jenis persneling D1, D2, dan D3 atau D saja. Serta Lambang L, yang mana lambang tersebut berguna untuk melewati jalur tanjakan.
Gunakan D1 dan D2 dan Lambang L untuk melewati jalur tanjakan. Mobil automatic tidak memiliki kopling sehingga yang perlu dilakukan ialah memainkan rem tangan atau rem kaki saja.
Dari kelima cara tersebut di atas, kita butuh beberapa informasi agar cara tersebut bisa diterapkan dengan tepat. Sehingga kemungkinan mobil gagal nanjak dapat dihindari.
Informasi yang perlu digali supaya perjalanan melalui jalur menanjak berlangsung dengan selamat ialah dan cara antisipasi mobil gagal nanjak, sebagai berikut:
Baca Juga: Dilinggis dan Dibakar, Ini Fakta Fakta Kekejaman Eko Bunuh Kerabat Jokowi
1. Tingkat Kemiringan Tanjakan
Kita tidak bisa memastikan seratus persen tingkat kemiringan tanjakan, tetapi kita bisa melihat kemiringan medan. Kita bisa memperkirakan kemiringan medan, ekstrim, landai, atau cukup menantang.
Kalau jalan tanjakan memiliki kemiringan yang ekstrem gunakan gigi rendah. Mengganti gigi ke gigi 1 adalah pilihan paling tepat dan aman.
2. Kondisi Jalanan
Kondisi jalanan memang tidak dapat diprediksi seratus persen akurat. Akan tetapi, kita bisa melihat dari kecenderungan area, bila area tersebut termasuk jalur padat, maka sebaiknya persiapkan kondisi terbaik untuk melewati jalur menanjak dengan selamat. Bila macet, tips mengemudi di jalur tanjakan yang bisa kami bagikan ialah selalu siap memakai rem dan posisikan gigi rendah.
Kalau diperlukan, sebaiknya terapkan tiga metode pengereman, yaitu rem tangan, rem kaki, dan memakai setengah kopling untuk pengguna mobil manual. Metode yang rumit ini sangat disarankan untuk tidak dilakukan oleh pemula. Khusus untuk menaiki tanjakan, serahkan kemudi kepada yang sudah ahli.
Jika terjadi kemacetan panjang, pilih teknik mengerem tangan daripada menggunakan rem kaki dan memakai setengah kopling. Ini bermanfaat untuk mengantisipasi kalau kaki lelah untuk menekan rem.
3. Kondisi Tubuh Sendiri
Sebelum mengemudi, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima. Apalagi kalau sudah tahu akan melewati jalur menanjak. Khususnya perjalanan jarak jauh, dengan kondisi jalan yang ekstrim.Kamu harus menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya.
Bila merasa kurang sehat, sebaiknya batalkan perjalanan atau mintalah orang yang ahli menyetir untuk membantumu.
Demikian informasi tips mengemudi di tanjakan. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun