Suara.com - Sabtu pagi tadi (14/11/2020) sekira pukul 04.10 WIB, dilaporkan peristiwa kecelakaan jalan raya yang menyebabkan seorang pengemudi atau sopir truk terjepit di antara setir mobilnya yang ringsek. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.
Awal kejadian, truk menabrak bagian belakang sebuah bus di Jalan Ciputat Raya, depan Selapa Polri, Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Warga kemudian mendatangi Markas Komando Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan atau Mako Damkar di wilayah Kebayoran Lama dan laporan diterima Kepala Damkar Sektor II Kebayoran Lama, Sartono.
Ia menduga mobil Isuzu Box B 9500 ME itu menabrak bus Sinar Jaya dikarenakan sopir mengantuk.
"Diduga penyebab kecelakaan karena sopir mobil itu mengantuk," jelas Sartono.
Lalu satu unit mobil penolong beserta enam orang personel dikerahkan ke tempat kejadian untuk membantu evakuasi sopir. Upaya evakuasi selesai dilakukan pukul 04.30 WIB, dengan dua korban terluka dalam peristiwa kecelakaan itu.
Adapun identitas korban adalah Akbar (20) dan Fajar (22), tercatat sebagai warga Jalan Swadaya Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Kedua korban termasuk sopir truk dibawa ke Rumah Sakit Selapa Polri," lanjut Sartono.
Kondisi mengantuk termasuk dalam situasi badan mengalami fatique, anjurannya tidak mengoperasikan kendaraan bermotor maupun alat berat. Kegiatan mengemudi mobil mensyaratkan untuk berhenti setiap dua atau tiga jam sekali sehingga kebugaran tubuh bisa terjaga.
Baca Juga: Bikin Merinding, Sopir Mobil Ini Ikuti Google Maps Malah Kesasar di Hutan
Berita Terkait
-
Korban Gempa Venezuela Mulai Dievakuasi dari Reruntuhan Bangunan Ambruk di Ibu Kota
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Harimau Sumatera Dievakuasi usai Masuk Ladang Warga
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Potret Haru Pejuang Kemanusiaan, Petugas Evakuasi Korban Kecelakaan KRL Terkapar di Lantai
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?