Otomotif / mobil
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Proses spooring dan balancing pada mobil di bengkel secara computerized [Shutterstock].

Suara.com - Salah satu penyebab kecelakaan mobil di musim hujan adalah aquaplaning atau hydroplaning. Aquaplaning dapat diartikan sebagai kondisi saat tekanan air terakumulasi di depan ban mobil. Sehingga telapak ban akan terangkat atau tidak menempel pada permukaan jalan ketika melaluinya.

Saat terjadi aquaplaning, mobil akan kehilangan kendali lantaran tidak bisa membelokkan setir dan mobil tetap berjalan lurus karena ban kehilangan traksi. Agar hal ini tidak terjadi, berikut langkah pemeriksaan dan perawatan ban mobil dari Auto2000.

Berikut tips untuk memeriksa kondisi ban di musim hujan:

Ilustrasi ban mobil (Shutterstock).

1. Periksa tekanan angin ban

  • Tekanan angin ban yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan memastikan telapak ban mobil memperoleh grip atau menapak aspal jalan dengan optimal.

2. Perhatikan telapak ban

  • Periksa ketebalan telapak ban via Tire Wear Indicator (TWI) yang terdapat di alur telapak ban.
  • Segera ganti ban mobil ketika permukaan telapak ban sudah sejajar dengan indikator TWI untuk memastikan mobil tidak mudah tergelincir di jalan licin.

3. Cek dinding ban, inspeksi velg mobil, dan lakukan spooring dan balancing

  • Periksa pula dinding ban dari potensi rusak seperti sobek atau benjol. Tidak ada toleransi, ban mobil yang dindingnya rusak harus segera diganti baru.
  • Pastikan velg dalam kondisi baik agar keseimbangan ban dapat terjaga.
  • Pemilik mobil juga dapat melakukan spooring dan balancing untuk mengembalikan sudut geometri seluruh roda sesuai ketentuan pabrikan dan menyeimbangkan keempat roda sehingga dapat berputar dengan baik tanpa vibrasi yang mengganggu.

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.