Suara.com - Maruti Suzuki mulai melakukan perakitan Sport Utility Vehicle (SUV) Suzuki Jimny di India, yang peluncurannya akan berlangsung tahun depan.
Melansir Indianautos, Maruti Suzuki telah merakit 50 unit Suzuki Jimny tiga pintu di pabrik Gurugram, dengan metode impor komponen dari Jepang. Pada dasarnya, perakitan ini adalah fase percobaan pertama Suzuki Jimny tiga pintu di negeri dengan tengara atau landmark terkenal Taj Mahal itu.
Tenaganya sendiri masih mengandalkan mesin bensin K15B yang sama seperti pada Suzuki Ertiga. Namun, mesin berkapasitas 1.5L ini juga disiapkan dengan penggerak roda belakang (Rear-wheel Drive atau RWD) dan penggerak 4x4 (Four-wheel Drive atau 4WD).
Jimny juga mendapatkan pilihan transmisi serupa seperti mobil Suzuki lainnya, yaitu manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan.
Sebelumnya, Shuji Oishi, Managing Officer Suzuki Motor Corporation, pernah memberikan sinyal bahwa produk legendaris All New Suzuki Jimny ini bakal digarap di Indonesia.
Ia bahkan menyatakan bahwa Indonesia bakal mendapatkan kesempatan terlebih dahulu untuk menggarapnya, dibandingkan India.
"Indonesia dahulu, karena dahulu Katana dibuat di Indonesia, itu alasannya. Kami masih terus negosiasi," tandas Shuji Oishi yang belum bisa memastikan kapan rencana produksi All New Jimny di Tanah Air akan direalisasikan.
Namun Shuji Oishi menyatakan pula bahwa peluang memproduksi All New Jimny terbuka lebar bagi Indonesia, karena model ini menggunakan mesin sama dengan Suzuki Ertiga, yang menjadi salah satu andalan penjualan Suzuki di Tanah Air.
Baca Juga: Melenggang Setengah Abad, Begini Keistimewaan Suzuki Jimny
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
APPI Bongkar 188 Kasus Tunggakan Gaji Pemain, Nilainya Tembus Rp10,8 Miliar Lebih
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?