Suara.com - Menyiapkan siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi kerja dunia nyata telah menjadi komitmen PT Astra Daihatsu Motor (ADM) lewat program Corporate Sosial Resposibility (CSR). Ujudnya, sejak 2014 perusahaan otomotif bermarkas di Sunter, Jakarta Utara itu mengembangkan Daihatsu School Skill Center (DSSC).
Dalam DSSC, SMK berperan sebagai teaching factory untuk mempersiapkan para siswa memasuki dunia kerja atau industri nyata. Kegiatan ini telah diimplementasikan PT ADM di delapan sekolah.
Lantas Daihatsu juga melakukan pendampingan untuk memperkuat sistem manajemen SMK agar sesuai dengan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA), melakukan standardisasi ruang kelas, workshop, hingga membangun Dojo Safety di beberapa sekolah.
Sebelumnya, mulai 2008, PT ADM dalam CSR yang dikemas dengan tajuk "Pintar Bersama Daihatsu" memberikan pendidikan vokasi di jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), demi meningkatkan kompetensi guru dan siswa melalui pelatihan, magang, uji kompetensi, serta sertifikasi kompetensi.
Kekinian, semua komitmen PT ADM dalam mendukung pengembangan vokasi di Indonesia tadi meraih apresiasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Dalam acara bertajuk Indonesia Vocational Outlook, dua pekan lalu (21/12/2020), di Pullman Jakarta Central Park, penghargaan ini diserahkan langsung oleh Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) Kemendikbud RI Ahmad Saufi. Juga disaksikan secara virtual oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim.
"Daihatsu mengucapkan terima kasih atas apresiasi vokasi ini. Penghargaan ini merupakan kebanggaan bagi kami, sekaligus pengakuan terhadap komitmen dan keseriusan Daihatsu dalam meningkatkan link and match antara sekolah vokasi dengan dunia industri, baik dalam peningkatan pada aspek kompetensi individu (hard skill), maupun budaya kerja (soft skill)." sambut Joko Baroto, Executive Officer Human Resources PT ADM.
Selamat kepada PT Astra Daihatsu Motor untuk kegiatan positif yang telah lama dirintis ini.
Berita Terkait
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Mangkir Lagi, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Fitri Assiddikki di Kasus CSR BI-OJK
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia