Fitur port charger smartphone di Yamaha Lexi. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta]
Suara.com - Isi ulang daya baterai atau charge smartphone pada dasarnya memanfaatkan energi dari aki atau baterai sebagai sumber listrik utama. Hal ini mempengaruhi ketersediaannya daya di kendaraan, sehingga perlu diperhatikan pula agar tidak boros.
Meski memberikan kemudahan, namun sering charge smartphone di motor juga dapat menimbulkan efek samping negatif bila digunakan secara berlebihan.
Mengutip laman Federal Oil, berikut tips agar melakukan charge di smartphone motor tidak menyebabkan aki cepat soak.
1. Agar tidak terlalu sering menggunakan fitur charger yang disediakan motor
- Fitur charger di motor ada baiknya digunakan dalam keadaan mendesak saja yang mengharuskan ponsel tetap menyala namun kondisi baterai melemah. Dapat dikatakan, fitur ini menjadi penolong utama ketika dalam kondisi darurat.
- Tapi alangkah baiknya diperhitungkan waktu yang tepat untuk charge smartphone di motor agar tidak terlalu sering dan menghabiskan energi aki.
- Terlalu sering menggunakan fitur charger smartphone ini dapat mempercepat aki menjadi tekor hingga soak. Hal ini karena konsumsi daya yang terlalu sering dapat melebihi kemampuan fitur dan kapasitas aliran listrik pada motor.
- Selain itu, fitur ini juga tidak dianjurkan untuk dijadikan sebagai tempat utama pengisian ulang. Hal ini dapat menimbulkan banyak energi yang terserap hanya untuk charging smartphone di motor.
2. Charge smartphone Sebaiknya dilakukan ketika motor menyala
- Sumber energi listrik yang didapat ketika motor diam adalah dari aki. Hal ini membuat konsumsi terhadap energi aki menjadi lebih tinggi.
- Sebaiknya gunakan charger smartphone pada motor ketika motor menyala atau sedang dikendarai.
- Sumber energi lain ketika motor menyala dapat diperoleh dari aktivitas bahan bakar motor. Hal ini tentu saja bisa mengurangi daya konsumsi aki yang berlebih ketika charging smartphone dilakukan.
3. Tidak mengoperasikan smartphone ketika melakukan charging
- Pengisian daya akan lebih maksimal jika ponsel tidak dioperasikan ketika diisi dayanya. Hal ini juga berlaku ketika charging smartphone dilakukan di rumah maupun di motor.
- Konsumsi daya ketika ponsel digunakan bisa saja lebih besar dari daya yang sedang diisikan. Karena itu pengoperasian smartphone harus dihindari agar pengisian daya dapat lebih efektif.
Komentar
Berita Terkait
-
Motor Legendaris Suzuki Ini Kembali Jadi Primadona di Tahun 2025
-
Pajak Opsen Jadi Tantangan Industri Sepeda Motor Indonesia Tahun 2026
-
Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub Siapkan Aturan Baru Standar Teknologi Motor
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
-
Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?