Suara.com - Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi terciduk sedang marah-marah di jalan saat melihat aksi sopir truk. Hal ini disebabkan karena sopir truk tersebut melakukan aksi membahayakan.
Hal ini tampak dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Facebook Dedi Mulyadi sendiri.
Awalnya, pria yang akrab disapa Kang Dedi melihat sopir truk beserta kru tengah membenahi truk yang bermasalah.
Namun Dedi menilai cara yang dilakukan oleh sopir truk itu salah, yakni memberhentikan truknya di atas jembatan.
Melihat hal tersebut, ia pun langsung keluar dari mobil yang dikendarainya lalu kemudian menghampiri sopir truk dan kru.
“Ini mobil diparkir di jembatan, bobotnya tinggi. Jembatan akan rusak,” ujarnya.
Ia kemudian bertanya kepada sopir, mengapa mereka memarkir kendaraan yang masing-masing bobot kosongnya bisa mencapai lebih dari 2,3 ton itu. Mereka beralasan, membantu truk yang sedang mengalami masalah.
“Ini kenapa mobil diparkir berderet semua di jembatan. Gimana kalau jembatannya roboh. Coba saya tanya, boleh enggak mobil truk parkir di jembatan? Bapak punya SIM kan, terus kenapa melakukan ini?” tanya Dedi dengan nada kesal.
Dedi kemudian menyuruh sopir truk untuk memindahkan truk agar tidak berada di atas jembatan. Hal ini sangat membahayakan pengguna jalan lain lantaran jembatan bisa ambrol karena bobotnya yang sangat berat.
Baca Juga: Viral Foto Siswa Jadul, Warganet: Seragam SMP, Muka Kepala Sekolah
Apalagi jembatan diciptakan tidak untuk digunakan untuk parkir kendaraan, namun hanya untuk dilintasi.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV