Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengatakan bahwa hingga saat ini telah terbangun 101 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di 73 lokasi di Indonesia.
SPKLU itu tersebar di beberapa area seperti SPBU, SPBG, perkantoran, perhotelan, pusat perbelanjaan, area parkir, dan rest area di sepanjang jalan tol. Terakhir, SPKLU ke-101 beroperasi di Tol Trans-Sumatera, yakni di rest area Km 20 B Ruas Bakaheuni-Kayu Agung.
Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/1/2021) menyampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan secara virtual telah meresmikan SPKLU pertama di Jalan Tol Trans-Sumatera tersebut pada Selasa (26/1/2021).
Peresmian dilakukan pada akhir Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Transportasi di Kawasan Merak-Bakauheni-Tol Lampung.
Ke depan, direncanakan dibangun lagi SPKLU di Tol Trans-Sumatera yakni di rest area Km 49 A arah Palembang, rest area Km 116 B arah Bakauheni, dan rest area Km 234 A arah Palembang.
Pada peresmian tersebut, Menko Luhut yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinator Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) menyampaikan apresiasi terhadap PT PLN (Persero) yang telah mendukung percepatan program KBLBB dengan membangun SPKLU di Indonesia.
Ia berharap masyarakat dapat semakin antusias beralih menggunakan KBLBB. Lebih lanjut, Luhut menyampaikan optimismenya bahwa Indonesia mampu bersaing dalam industri penyedia baterai untuk KBLBB.
"Indonesia mempunyai potensi sebagai produsen litium terbesar kedua di dunia setelah Republik Rakyat Tiongkok (RRT), cadangan nikel kita yang beragam menjadikan Indonesia tentu mampu bersaing dalam kancah ini," ungkapnya.
Penggunaan litium, sebut Luhut, tidak hanya untuk baterai kendaraan bermotor listrik saja namun dapat dimanfaatkan sebagai energy stabilizer yang begitu penting bagi daerah pedalaman untuk dimanfaatkan sebagai pengganti energi listrik pada malam hari.
Baca Juga: Pesan Menko Luhut saat Resmikan SPKLU Pertama di Lampung
Sementara itu, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Wanhar yang hadir dalam peresmian, juga menyampaikan apresiasi terhadap PLN yang membangun infrastruktur SPKLU di Jalan Tol Trans-Sumatera.
"Terima kasih khususnya kepada pihak PLN yang secara bertahap telah merealisasikan penyediaan infrastruktur SPKLU secara nasional khususnya di jalur tol lintas Sumatera. Ini adalah SPKLU yang ke-101 dan kita tunggu SPKLU selanjutnya di seluruh pelosok negeri tercinta," ungkap Wanhar.
Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020, PLN mendapatkan penugasan menyediakan infrastruktur pengisian kendaraan bermotor listrik dengan rencana penambahan hingga 254.181 unit untuk 10 tahun ke depan.
Dengan semakin banyaknya SPKLU diharapkan dapat menarik minat masyarakat beralih menggunakan KBLBB, kata Wanhar. [Antara]
Berita Terkait
-
KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik
-
AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia
-
Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini
-
Pembiayaan Terjangkau Dinilai Jadi Kunci Percepatan Adopsi Kendaraan Listrik
-
Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam
-
Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?
-
Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer
-
3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa
-
2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja
-
Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C
-
KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik
-
Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'
-
Indomobil Perkenalkan Changan Deepal S05 SUV Listrik Penantang Baru di Pasar Otomotif Nasional
-
Perbedaan Yamaha Gear Ultima dan Gear 125, Harga Bekasnya Lebih Menggoda dari BeAT