Suara.com - Di negara berkembang, kehadiran sepeda motor menjadi bagian penting kehidupan sehari-hari masyarakat.
Dengan jutaan sepeda motor melintas di berbagai jalan diberbagai negara, kegunaan sepeda motor bagi perekonomian tidak dapat disangkal.
Namun, rupanya muncul efek samping yang tak diinginkan akibat hal ini, memicu keluarnya regulasi nyeleneh.
Dilansir dari Rideapart, Rabu (10/2/2021), anggota parlemen dan politisi di Filipina disebut sedang menggodok aturan yang memuat cara-cara untuk 'mengekang' sepeda motor demi mengurangi tindak kejahatan.
Perkembangan terakhir, Kepala Penasihat Hukum Kepresidenan, Salvador Panelo, yang baru-baru ini mengusulkan larangan bagi pemotor untuk berboncengan.
Panelo menyatakan niatnya tersebut dalam upacara peluncuran Satuan Sepeda Motor Taktis Polisi Nasional Filipina, atau PNP-TMRU.
Dalam sebuah pernyataan, kuasa hukumnya mengatakan bahwa langkah ini perlu diambil untuk melindungi orang tak bersalah.
"Mari kita larang orang lain mengendarai sepeda motor. Cukup satu pengendara saja".
Selanjutnya, dia melanjutkan dengan menjelaskan bahwa bahkan anggota keluarga tidak boleh diizinkan untuk mengendarai sepeda motor bersama karena mudah bagi pelaku tindak kejahatan untuk menyamar sebagai anggota keluarga meskipun sebenarnya bukan.
Baca Juga: Langka Chip Semikonduktor, Begini Situasi Pabrik General Motors dan Ford
“Kalau kita tidak melarang naik tandem, akan selalu ada penembakan, karena mereka selalu bisa berpura-pura menjadi suami istri, ayah dan anak,” tambah Panelo.
Hal itu pasti akan berdampak besar pada ratusan ribu orang Filipina yang bergantung pada pembonceng untuk mencapai berpergian setiap hari. Bagi banyak keluarga di kelas bawah dan menengah, sepeda motor adalah satu-satunya alat transportasi pribadi mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun
-
Punya Bobot Ekstra? Ini 5 Pilihan Skutik Paling Nyaman Biar Tenaga Nggak Ngempos di Tanjakan
-
Ramadhipa Cetak Sejarah Jadi Pebalap Indonesia Pertama Menang di Dua Ajang Dunia
-
Intip Fakta dan Spesifikasi 'EV' Roda Tiga Racikan Pindad
-
Mengamuk di Jepang! Pembuktian Buasnya Mesin CBR Series Bawa AHRT Borong Podium ARRC Motegi
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya
-
Garansi Motor Yamaha Langsung Gugur saat Modifikasi Dua Bagian Ini
-
Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung
-
Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano