Suara.com - Sudah bukan hal yang aneh lagi jika setiap pemotor kini berkendara dengan mengenakan helm yang tertera logo SNI atau Standar Nasional Indonesia.
Namun perlu diketahui bahwa selain SNI, ada juga standarisasi helm lain seperti DOT, SNELL dan juga ECE.
Tiap-tiap logo mempunyai perbedaan masing-masing dan berikut pembahasannya.
1. DOT
DOT adalah singkatan dari Department of Trasnportation yang digunakan oleh pemerintah Amerika Serikat.
Standar DOT ini diharapkan mampu menyelamatkan tulang tengkorak hingga 90 persen jika terjadi benturan.
Nah untuk bisa sebuah helm mendapat sertifikasi DOT harus melewati beberapa tahap pengetesan atau uji coba.
Mulai dari dijatuhkan dari ketinggian 1.83 meter, ditembak menggunakan senjata khusus dan, harus bisa menahan benturan sebesar 136 kilogram pada kecepatan 120 detik.
2. SNELL
Baca Juga: Mau Tampil Keren, Pria Ini Malah Ketiban Apes saat Jajal Sepeda Motor Baru
SNELL Memorial Foundation adalah nama lengkapnya Sob, merupakan sebuah organisasi non profit yang namanya (SNELL) diambil dari seorang pebalap bernama William ''Pete'' Snell.
SNELL memperbarui standarisasi pengujiannya setiap lima tahun sekali, jadi cukup bisa dipastikan kalau helm yang lolos pengujian SNELL aman digunakan.
3. ECE 22.05
Merupakan standarisasi helm yang dikembangkan oleh United Nations Economic Commission for Europe.
Helm berstandar ECE diterima di 50 negara di seluruh dunia Sob. Standar pengujian ECE menyerupai SNELL dan lebih tinggi dari DOT.
Itulah beberapa jenis standarisasi yang bisa ditemui di helm-helm yang terjual di pasaran. Jangan kaget jika helm yang sudah lolos standarisasi ini kerap kalo harganya lebih mahal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
Terkini
-
Harga Beda Tipis, Mending BYD Atto 1 Baru atau Hyundai Ioniq 2019 Bekas?
-
5 Pilihan Mobil Sedan Toyota Bekas Rp30 Jutaan Masih Layak Pakai
-
Begini Cara Cek Pajak Kendaraan, Awal Tahun Siap-Siap Bayar
-
Diam-Diam Harga Chery J6T Sudah Naik Rp 20 Juta Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir
-
Kenapa Oli Mesin Mobil Mendadak Berwarna Seperti Kopi Susu?
-
Sepeda Listrik Perlu Dicas Setiap Hari? Ini 5 Pilihan yang Baterainya Awet
-
Kabin Nyaman 5 Orang, Bensin Super Irit: Pesona Mobil Bekas Honda Seharga Matic Premium
-
Toyota Urban Cruiser vs BYD Sealion 7 Performance: Harga Mirip, Mana yang Bisa Jalan Lebih Jauh?
-
Cari Motor Bekas ABS di Bawah 10 Juta, Mungkinkah Ditemukan?
-
Industri Otomotif Bawa Indeks Kepercayaan Industri Naik Tinggi di Januari 2026