Suara.com - Dampak virus Corona di sektor otomotif masih terasakan hingga kini. Termasuk pasar aftermarket yang menjadi pendukung utama produk kendaraan. Juga melibatkan banyak aspek, mulai para pengrajin hingga Usaha Kecil Menengah atau UKM dengan karya berupa aneka aksesoris termasuk kosmetik mobil.
Dikutip dari kantor berita Antara, Irwan Kusuma, Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pengusaha Aksesoris Mobil Indonesia (PAHAMI) menyatakan bahwa penjualan aksesoris mobil bertahan berkat permintaan perangkat penunjang kenyamanan. Mulai peranti audio, jok, karpet dan aksesoris lainnya, yang dijual dengan harga terjangkau.
Irwan Kusuma juga menambahkan bahwa penyumbang terbesar dari penjualan aksesoris mobil masih didominasi kalangan muda. Khususnya untuk tema modifikasi Japan Domestic Market atau JDM.
Dan berdasarkan prediksinya, kekinian tidak ada kenaikan penjualan aksesoris karena situasi pandemi Covid-19, dan pola belanja masyarakat masih membatasi pengeluaran.
Menilik perjalanan awal pandemi, pada 2020 Irwan Kusuma menyatakan bahwa penjualan aksesoris kendaraan turun sekira 20 persen.
Namun penurunan itu belum terlalu signifikan dan masih ada peluang penjualan. Pasalnya masyarakat memilih mobil pribadi dibandingkan mass transportation untuk mencegah terjadinya cluster baru Covid-19.
"Berdasar kondisi lapangan, mulai audio, jok, karpet dan aksesoris lain masih menjadi incaran konsumen di masa pandemi ini. Karena di masa pandemi, banyak orang yang berperjalanan menggunakan mobil pribadi," paparnya sebagaimana dipetik dari kantor berita Antara, Senin (15/2/2021).
Bila disebutkan apakah kebutuhan aksesoris konsumen meningkay, Irwan Kusuma menyatakan tidak juga. Akan tetapi penurunan pun tidak terlalu signifikan.
Adapun aksesoris yang menjadi pilihan konsumen kekinian adalah produk dengan harga ekonomis dan memiliki nilai fungsional, seperti audio, karpet mobil, hingga pelapis jok atau kursi.
Baca Juga: Viral Potret 'Mobil Mewah' Masuk Bengkel, Dempulnya Bikin Salah Fokus
"Para konsumen mengincar aksesoris yang harganya ekonomis," tukasnya.
Antara lain, untuk segmen audio, jenis aksesoris pilihan adalah model-model head unit plug and play atau PNP yang bisa dipasang dalam waktu singkat, termasuk layanan home service, serta tidak terlalu mahal.
Berita Terkait
-
Misteri Toko Aksesori di dalam Terowongan Tua
-
Bosan Tampilan Standar? Ini Cara Bikin Vario 125 Tampil Street Style Resmi dan Aman
-
Modifikasi Yamaha Filano: Modal Rp 2 Juta, Dapat Gaya Classic Racing Buat Nongkrong dan Ngantor
-
Fokus pada Detail Kecil, MONTRA Siap Jadi Standar Baru Proteksi iPhone
-
Otoproject Rilis Aksesoris BYD Atto 1 Bikin Tampilan Makin Sporty
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Apa Itu Toyota Rule 1:6:90? Strategi Cerdas Menghadapi EV?
-
Mobil Sempat Alami Kerusakan, Pereli Indonesia Kunci Runner Up di Rally Dakar 2026
-
7 Mobil Bekas dengan Pajak Murah Dibawah Rp1 Juta, Mesin Tangguh Minim Biaya Perawatan
-
5 Mobil Bekas dengan Nilai Depresiasi Rendah, Anti Rugi untuk Pemakaian Lama
-
Budget Rp5 Juta Dapat Motor Mio Tahun Berapa? Ini Pilihan Terbaiknya
-
Mobil Bekas Fortuner 2016, Masih Nyaman dan Sepadan dengan Harganya?
-
Rekomendasi Motor untuk Ojek Online di Bawah Rp10 Juta yang Tahan Banting
-
Innova Zenix Belum Tergoyahkan dari Posisi Mobil Hybrid Terlaris di Indonesia
-
Harga ala Agya Bekas, Pajak Beda Tipis dari Veloz: Ini Fakta Penting Mitsubishi Outlander Sport 2012
-
SUV Berkelas, Harga ala Xmax: Intip Konsumsi BBM dan Pajak Nissan X-Trail 2006