Suara.com - Musim penghujan dan berbagai kawasan mengalami banjir, jangan lengah mengurus kendaraan kesayangan agar terhindar dari paparan air bah. Termasuk bagi mereka yang memiliki Vespa bertransmisi otomatis atau Vespa matik dan terendam air.
Dikutip dari kantor berita Antara, para pemilik kendaraan matik harus lebih ekstra menjaga motor tipe ini saat terjadi banjir. Harap diingat, risiko air masuk ke dalam komponen penting di motor lebih besar potensinya saat dalam kondisi terendam, dibandingkan saat menerobos genangan banjir.
Senada dengan mobil bertransmisi matik yang pantang didorong dan distarter setelah diselamatkan dari situasi terendam air, jika air sudah masuk area mesin dan transmisi Vespa matik, sebaiknya tidak langsung melakukan starter.
"Untuk Vespa matik terendam banjir, sebaiknya jangan langsung coba dinyalakan karena ada peluang terjadi water hammer di mesin," jelas Dennil Sagita, founder Bengkel Scooter VIP, dalam keterangan resminya, Selasa (23/2/2021).
Water hammer terjadi ketika air masuk secara berlebih ke mesin dan ikut terkompresi, sehingga mengakibatkan mesin bengkok bahkan jebol.
Jika pemilik kendaraan ragu dengan apa yang sebaiknya dilakukan, Dennil Sagita menyarankan agar Vespa matik segera dibawa ke bengkel terdekat. Setelah itu dibawa ke bengkel spesialis yang biasa melayani Vespa matik.
Adapun yang terpenting adalah tidak menghidupkan stop kontak terlebih dahulu, untuk menghindari terjadinya korsleting.
"Kalau di bengkel kami, biasanya tahapan langkah diagnosa awal yang kami lakukan untuk Vespa matik meliputi cek filter udara, cek transmisi CVT, cek oli mesin, cek oli gearbox, kondisi knalpot dan kelistrikan," jelas Dennil Sagita.
"Transmisi CVT akan dibuka untuk dibersihkan dan dilumasi kembali. Pasalnya bisa rentan selip serta karatan kalau kotor," urainya.
Baca Juga: Musim Hujan, Ini Tips Hindari Potensi Bahaya Saat Berkendara
Selain itu, bagian penting yang juga harus diperiksa adalah bagian knalpot. Bagian ini mesti dikeringkan agar tidak terjadi korosi atau proses pengkaratan, sehingga menghambat gas buang dari mesin.
Berikut tips untuk Vespa matik terendam banjir:
- Filter udara dan oli mesin disarankan untuk diganti baru, karena bila didiamkan agak lama akan terjadi proses pengkaratan yang dapat mengganggu kinerja dan fungsi mesin, kabel rem, bearing arm, bearing komstir dan bearing lain akibat air kotor.
- Kotoran sisa banjir bisa naik ke atas sehingga merusak fungsi ECU (Electronic Control Unit). Saat di bengkel, pastikan bagian ini diperiksa.
- Selama musim hujan, bila Vespa matik digunakan untuk aktivitas harian maka perlu diperhatikan mengecek kondisi ban depan dan belakang.
- Periksa pula kondisi rem depan dan belakang karena berpotensi selip.
- Selanjutnya periksa lampu depan, lampu rem, lampu sen kanan kiri.
- Lumasi engsel jok.
- Jika Vespa matik jarang digunakan selama musim penghujan atau banjir, biasakan untuk melakukan starter mesin setiap dua atau tiga hari sekali agar aki senantiasa dalam kondisi aktif dan melakukan pengisian.
Berita Terkait
-
Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Vespa Primavera dan Sprint Kini Gendong Mesin 180 cc, Harga Tidak Berubah
-
Intip Bocoran Motor Listrik Terbaru Yadea: Desain Membulat Mirip Vespa, Harga Berapa?
-
Rekomendasi Motor Matik Premium untuk Mudik Tetap Nyaman
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM