Suara.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) memastikan tidak lagi memproduksi Honda Jazz. Keputusan ini diambil saat meluncukan Honda City Hatchback RS untuk pasar Indonesia.
Bussiness Innovation and Sales & Marketing PT HPM, Yusak Billy mengatakan, untuk saat ini memang pihaknya tidak lagi memproduksi Honda Jazz di Indonesia.
"Kami pasti akan terus mempelajari dan tidak menutup kemungkinan untuk menjawab kebutuhan konsumen dengan Honda Jazz," ujar Yusak Billy, saat peluncuran Honda City Hatchback RS, Rabu (3/3/2021).
Lebih lanjut, Yusak Billy menilai bahwa karakter Honda City Hatchback dapat memenuhi target market dari mereka yang sebelumnya menyukai Honda Jazz.
Selain itu, pihaknya juga sudah lama melakukan study, mulai dari Tokyo Motor Show 2019. Dan karakter Honda City Hatchback benar-benar memenuhi kebutuhan konsumen penyuka hatchback.
"Karakter sporty sangat melekat dengan hatchback. Kami melakukan study dan memang ini (Jazz terbaru) cocok untuk pasar Jepang, namun tidak cocok untuk di Indonesia. Kami berpikir bahwa karakter Honda City sama dengan Honda Jazz bahkan lebih baik," ungkap Yusak Billy.
Sebagai pengganti Honda Jazz, Honda City Hatchback RS mengusung mesin 4 silinder segaris 1.5L DOHC, 16 katup i-VTEC + DBW yang membuat performanya mencapai 121PS per 6.600 rpm dan torsi maksimum 145 Nm per 4.300 rpm. Sukses menjadi yang terbesar di kelasnya.
Sesuai dengan kebutuhan saat ini, untuk emisi yang lebih bersih dan penghematan sumber daya, gas buang pada Honda City Hatchback yang beredar di Indonesia telah sesuai standar EURO 4. Selain itu, tersedia pula ECON Mode untuk pengaturan karakter berkendara yang lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.
Honda City Hatchback RS tersedia dalam enam pilihan warna, di antaranya Phoenix Orange Pearl, Rallye Red, Crystal Black Pearl, Lunar Silver Metallic, Platinum White Pearl, dan varian warna terbaru adalah Meteoroid Gray Metallic.
Baca Juga: Belum Diberi Banderol, PT HPM Luncurkan Honda City Hatchback RS
Berita Terkait
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155