Suara.com - Surat Izin Mengemudi atau SIM termasuk kelengkapan surat terpenting yang harus dimiliki dan dibawa setiap pengendara kendaraan bermotor. Jika tidak memilik SIM, siap-siap nanti kena tilang polisi lalu lintas.
Untuk bisa mendapatkan SIM, calon pengendara harus melalui serangkaian tes, mulai dari teori hingga praktek. Namun tak sedikit dari mereka mengalami kegagalan ketika menghadapi tes tersebut.
Biasanya, mereka yang gagal akan diizinkan untuk mencobanya lagi hingga 1-2 kali. Namun, bagaimana jika tetap gagal hingga percobaan ke 192 kali seperti yang dialami oleh pria berusia 50 tahun ini?
Dilansir dari notesfrompoland, dikisahkan seorang warga Piotrkow Trybunalski, Polandia, harus melakukan ujian hingga 192 kali untuk mendapatkan SIM.
Pria yang tidak disebutkan identitasnya ini selalu kandas saat menjalani ujian tertulis selama 17 tahun.
Ia disebut selalu gagal dalam ujian teori selama 17 tahun tersebut. Akibatnya, dia belum pernah mencicipi ujian praktek satu kali pun.
Padahal selama ujian SIM, ia sudah menghabiskan dana kurang lebih 6 ribu Zloty Polandia atau sekitar Rp 22,3 juta.
Diketahui Polandia memang negara yang tidak menerapkan batasan untuk warganya yang ingin mencoba untuk memperoleh Surat Izin Mengemudi.
Meski begitu, kegagalan seorang wargan yang mencapai 192 kali menjadi perhatian dan mulai muncul gagasan agar pemerintah mulai menerapkan pembatasan.
Baca Juga: Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bekasi Kamis 18 Maret 2021
Apakah fenomena tersebut telah menjadi rekor peserta gagal ujian SIM terbanyak di negara Polandia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125